Edisi 17-07-2017
Oknum Polisi Tangerang Tembak Konter HP


TANGERANG - Aksi koboi anggota kepolisian kembali terjadi. Kali ini di Jalan Pondok Jaya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (15/7) lalu.

Seorang anggota Unit Lalu Lintas Polsek Curug, Tangerang Brigadir Irwan Lombu menembak konter handphone (HP) Ajah Cell. Aksi penembakan tersebut membuat warga berhamburan karena ketakutan. Andika, penjaga konter yang saat itu tengah berjaga, mengatakan peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.15 WIB.

Saat itu Brigadir Irwan datang sendirian dengan menggunakan motor berpelat polisi. ”Dia ingin membeli charger HP. Saat saya sedang mencarikan charger -nya, tiba-tiba dia mengeluarkan pistol dan dor ,” katanya. Tembakan spontan itu langsung mengenai tembok dan memantul ke plafon konter tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, suara letusan pistol sempat mengagetkan warga di lokasi. Miing, penjaga konter lainnya, menambahkan bahwa saat datang ke konter tersebut yang bersangkutan tampak seperti orang mabuk. Dia banyak bicara tidak jelas dan suaranya tinggi. ”Menurut informasi yang saya dapatkan, dia (pelaku) mabuk. Banyak bicara tidak jelas,” sambungnya.

Dadan, pedagang warung kopi yang ada tepat di depan lokasi penembakan, mengatakan bahwa seusai penembakan itu Brigadir Irwan sempat memesan kopi dan nongkrong di warungnya beberapa saat. ”Awalnya di toko obat di sebelah. Katanya untuk anaknya.

Tetapi ditegur oleh seseorang dan tidak jadi, lalu dia mampir ke sini memesan kopi. Dia nongkrong lama di sini,” katanya. Saat berada di warung, kata dia, Brigadir Irwan sempat mengeluarkan pistol dan satu butir peluru, lalu meletakkan di meja warung. Sikap Brigadir Irwan yang seperti koboi ini membuat takut pelanggannya.

”Banyak pembeli yang melihat pistolnya ketakutan. Bahkan ada yang sedang memakan mi, saat tahu dia membawa pistol langsung kabur begitu saja, karena takut. Saat itu saya jaga sendiri,” jelasnya. Karena tinggal berdua dengan Brigadir Irwan, pria yang mengaku baru datang dari kampung ini akhirnya memberanikan diri berbicaranya dengannya.

Saat berbicara, Brigadir Irwan seperti orang mabuk. ”Diajak ngomongnya enggak nyambung. Saya ngomong ke sini, dia ke sana. Tetapi orangnya baik. Dia mentraktir orang-orang yang belanja di sini. Kalau tidak mau, dia mengancam akan menembak,” paparnya. Sementara itu, Kapolres Kota Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto membantah bahwa Brigadir Irwan mabuk.

Menurut dia, aksi penembakan terjadi saat Brigadir Irwan ke konter pukul 16.30 WIB. ”Saat itu Brigadir Irwan memakai celana pendek dan membawa senjata api yang diselipkan di pinggang kirinya. Penjaga konter HP saat itu adalah Andika,” kata AKBP Fadli. Saat Andika mencarikan charger yang dicari, tiba-tiba saja pinggang petugas Unit Lantas Polsek Curug merasa gatal.

Lalu, dia menggaruk pinggangnya dan mengeluarkan pistol. ”Dengan maksud memperbaiki posisi senjatanya, senjata tersebut dicabut dari pinggang dan saat itu senjata api itu langsung meledak. Ledakan senjata itu langsung mengenai tembok,” ungkapnya. Setelah mengenai tembok, peluru itu memantul atau rekoset dan mengenai plafon hingga berlubang.

Seperti tidak ada kejadian apa-apa, seusai penembakan itu Brigadir Irwan meninggalkan konter. ”Setelah senjata apinya meletus, Brigadir Irwan meninggalkan konter dan menuju ke warung bubur kacang ijo,” tegasnya. Merasa curiga dengan Brigadir Irwan, penjaga konter melapor ke Polsek Pondok Aren.

Tidak lama kemudian, petugas kepolisian datang menjemput Brigadir Irwan dan langsung membawanya. ”Dari hasil pengecekan polisi di lapangan, ditemukan bekas tembakan pada tembok atas konter Ajah Cell dan plafon yang berlubang, serta ditemukan proyektil peluru yang ditembakkan,” katanya.

hasan kurniawan

Berita Lainnya...