Edisi 17-07-2017
Penyidik Incar Keterlibatan Kapoksi Komisi V


JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus menelusuri ketersediaan bukti-bukti tambahan untuk menjerat ketua kelompok fraksi (kapoksi) dan pimpinan Komisi V DPR terkait kasus dugaan suap pengurusan dan pengesahan program aspirasi sejumlah anggota Komisi V DPR dalam bentuk proyekproyek infrastruktur seperti jalan yang disahkan dalam APBN 2016 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang menyatakan, yang harus diingat publik bahwa KPK tidak pernah menghentikan sebuah penanganan kasus dan tidak menghentikan pengembangan perkara yang sudah divonis di tingkat pengadilan ataupun dari hasil penyelidikan dan penyidikan. KPK, lanjutnya, masih terus mengembangkan apakah masih ada kapoksi dan pimpinan Komisi V lain yang diduga terlibat.

“Itu sesuatu yang belum berhenti. Tapi memang kami perlu waktu. Ada orang di bilang mengambil, tapi kami tidak bisa buktikan dia mengambil sampai kami temukan bukti-bukti lain. Mungkin itu saja sebenarnya,” ungkap Saut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK masih terus mengumpulkan bukti-bukti untuk pengembangan kasus ini. “Kami masih melakukan pengembangan. Masih kami dalami indikasi penerima lain apakah didukung dengan bukti-bukti yang cukup,” kata Febri.

sabir laluhu

Berita Lainnya...