Edisi 17-07-2017
Produk-Produk Gagal Perusahaan Besar Dunia


Perusahaan besar identik dengan produk-produk mumpuni. Produk dari perusahaan-perusahaan itu biasanya hampir selalu menarik perhatian publik. Namun siapa sangka di balik kesuksesan tersebut tak jarang perusahaan merilis produk yang menuai respons negatif.

Berikut produk-produk gagal perusahaan besar dunia yang pernah diciptakan.

1.1985 — New Coke

Jangan kira perusahaan sebesar Coca Cola tidak pernah mengalami kegagalan dalam membuat produk. Pada 1983, pangsa pasar untuk Coca-Cola ada jauh di bawah 24%. Angka itu tentu saja jelek buat perusahaan sekelas Coca Cola. Buat meningkatkan penjualan akhirnya dibuatlah 'New Coke'. Ini adalah minuman soda yang dibuat pakai formula baru. Sialnya, minuman itu malah dibenci banyak orang.

2.1989 — RJ Reynolds smokeless cigarettes

Pada 1988 semua orang mulai memahami bahaya merokok bagi kesehatan mereka. RJ Reynolds, menanggapi momen ini dengan merilis sebuah merek rokok tanpa asap. Rokok ini digembar-gemborkan sebagai rokok versi sehat. Sayangnya rokok ini malah dianggap ‘terasa seperti kotoran’.

3.1990 — Coors Rocky Mountain Spring Water

Coors adalah nama merek bir. Pada 1990 penjualan mereka merosot. Coors berpikir akan lebih baik untuk menambah bisnis air pegunungan. Mereka menggunakan kemasan yang sama antara bir dan air mineral. Jelas saja itu membingungkan semua orang. Akhirnya, produk ini malah dicap produk gagal.

4.1992- Crystal Peps

Crystal Pepsi merupakan salah satu produk dari PepsiCo yang jadi produk soda yang benar-benar jelas dan “murni” bagi konsumen. Sayangnya, penjualan produk ini malah di luar harapan. Hasilnya, sangat buruk dan mengecewakan.

5.1993 — Apple Newton

Jauh sebelum memperkenalkan iPhone, Apple pernah lebih dulu memperkenalkan perangkat bernama Apple MessagePad. Perangkat ini menggunakan personal assistants OS bernama Newton. Perangkat ini disematkan beberapa aplikasi seperti Notes, Names, dan Dates. Namun, penjualan MessagePad dinilai gagal dan hanya bertahan 5 tahun. Akan tetapi, perangkat ini disebut-sebut jadi cikal bakal gagasan Apple menciptakan iPhone dan iPad.

6.1995 — Nintendo’s Virtual Boy

Siapa sangka, ternyata Nintendo sudah pernah membawa teknologi virtual reality pada 1995. Perusahaan asal Jepang itu memperkenalkan Virtual Boy, sebuah konsol yang memiliki konsep layaknya VR headset masa kini. Namun perangkat itu tak memenuhi ekspektasi. Gim yang ditampilkan hanya berwarna hitam dan merah, ditambah grafis beresolusi rendah, membuat perangkat ini mendapat respons negatif di pasaran. Penjualan Virtual Boy yang mencapai kurang dari 1 juta unit, membuat penjualan produk ini menjadi paling buruk sepanjang sejarah Nintendo.

7.1996 — McDonald’s Arch Deluxe

The Arch Deluxe adalah salah satu produk dari restoran cepat saji, McDonalds. Pada 1996, McDonald akhirnya memperkenalkan produk ini. Setelah menghabiskan USD300 juta untuk penelitian demi menciptakan produk ini, McD harus menerima nasib buruk karena ternyata produk ini dibenci banyak orang.

8.1998 — Frito-Lay WOW! Chips

Frito-Lay adalah brand yang paling terpercaya dalam hal keripik kentang. Pada 1998, mereka merilis WOW! yang malah jadi produk gagal. Mereka dibuat menggunakan Olestra, merupakan zat yang rasanya persis seperti lemak murni. Snack itu malah menyebabkan banyak masalah usus. Pantes saja apabila tidak ada yang mau beli produk ini.

9.2006 — Microsoft Zune

Meskipun dikenal sebagai perusahaan software, Microsoft nyatanya pernah bersaing dengan Apple dalam hal produk pemutar musik digital. Untuk menyaingi iPod, Microsoft merilis Zune pada 2006. Namun sambutan pasar ternyata tak positif. Salah satunya karena bug yang kerap ditemui pengguna pada perangkat itu. Keputusan Apple untuk merilis iPhone kian menutup potensi Zune. Akhirnya, pada 2012 Microsoft resmi memberhentikan seluruh layanan Zune.

10.2016 — Samsung’s Galaxy Note 7

Perangkat terbaru yang mendapat predikat sebagai produk gagal adalah Galaxy Note 7. Hadir sebagai perangkat high-end Samsung, Galaxy Note 7 telah dibekali sejumlah fitur terbaru termasuk pemindai iris mata. Namun, sejumlah kasus Galaxy Note 7 meledak membuat perangkat ini harus ditarik dari peredaran. Bahkan, setelah itu Samsung harus menghentikan produksi smartphone ini dan menarik seluruh perangkatnya. Samsung masih belum bisa memastikan penyebab masalah perangkat ini.


Merek terlaris dunia di 2016

Portal berita bisnis dunia Business Insider dalam laporannya bertajuk “Brand Footprint 2016 membuat rangkuman akan 10 merek terlaris di dunia sepanjang 2016.

1.Coca Cola

Coca-Cola adalah salah satu raja produk dunia. Dengan berbagai macam iklan dan program kreatif yang mereka punya, Coca-Cola berhasil meraup 6,3 juta consumer reach point. Angka yang terbilang fantastif menjauhi produkproduk lain.

2.Colgate

Banyak produk perawatan gigi laris di pasaran. Namun cuma Colgate satu-satunya merek pasta gigi yang berhasil masuk 10 besar produk paling laris di dunia. Dengan perolehan consumer reach point mencapai 4,3 juta, Colgate berada jauh dari perolehan Lifebouy di peringkat tiga.

3.Lay’s

Produk keripik ini memperoleh Consumer Reach Points sebesar 2,2 juta. Tahun ini, Lay’s berhasil menjangkau tambahan 25 juta rumah tangga di seluruh dunia.

4.Pepsi

Pada periode awal tahun 2000-an, Pepsi sempat merajai dunia. Meski menurun, popularitas Pepsi tetap bisa membuatnya mendapat consumer reach point 2,2 juta. Mesir adalah satu negara yang loyal membeli Pepsi daripada Coca-Cola.

5.Dove

Produk perawatan tubuh milik Unilever ini memang laris di pasaran dunia. Memproduksi sabun, shampoo hingga conditioner, Dove berhasil mendapatkan consumer reach point atau kemampuan mencapai konsumen sebesar 1,67 juta.

6.Indomie

Tak hanya pupuler di kalangan mahasiswa, rasanya yang enak ternyata juga membuat Indomie diakui oleh dunia. Dengan berbagai varian rasa yang memang pas di lidah semua orang, Indomie berhasil mendapatkan consumer reach point 1,9 juta dan menduduki peringkat 8 produk paling laris di dunia.

7.Nescafe

Produk kopi milik Nestle ini memang sudah terkenal sejak dulu. Produk kopi instan ini memperoleh Consumer Reach Points sebesar 2 juta, peringkatnya turun dari survei 2014 silam.

8.Maggi

Selain Nescafe, Maggi adalah produk Nestle yang laris manis di pasaran dunia. Produsen kaldu dan penyedap rasa ini berhasil meraih consumer reach point hingga 2,4 juta. Angka tersebut jadi bukti valid kalau Maggi memang jadi pilihan utama di pasaran.

5 perusahaan terbesar di dunia 2015

1.Industrial & Commercial Bank of China Ltd (ICBC)

• Kapitalisasi pasar USD198 miliar.

• Jumlah karyawan 466.346 orang

• Omzet USD171,08 miliar atau sekitar Rp2.326 triliun.

2.China Construction Bank

• Kapitalisasi pasar: USD162,8 miliar.

• Jumlah karyawan 369.183 orang

• Omzet: USD146,82 miliar.

3.Agricultural Bank of China

• Kapitalisasi pasar USD152,7 miliar

• Jumlah karyawan 503.082 orang

• Omzet USD131,89 miliar.

4.Berkshire Hathway (AS)

• Kapitalisasi pasar USD360,1 miliar

• Jumlah karyawan 331.000 orang

• Omzet USD210,82 miliar.

5.JPMorgan Chase (AS)

• Kapitalisasi pasar USD234,2 miliar

• Jumlah karyawan 234.598 orang

• Omzet USD99,88 miliar.

Pengusaha terkenal yang jatuh bangun sebelum sukses

1.Bill Gates, sempat gagal di awal saat terjun ke dunia wirausaha

Sebelum terkenal akan hasil produknya yang revolusioner di dunia teknologi, Bill Gates sempat harus menelan pil pahit akibat kegagalan usaha dia sebelumnya. Beberapa tahun sebelum membangun Microsoft, Gates beserta rekannya pada 1970-an mencoba peruntungan dengan membangun perusahaan bernama Traf-O-Data. Namun sayang, produknya yang kala itu ditujukan untuk membantu mengolah data dari volume lalu lintas ternyata gagal. Tapi dia berhasil bangkit kembali dan sukses dengan perusahaan barunya yaitu Microsoft.

2.Arianna Huffington, ditolak hingga 36 penerbit

Pendiri media berita The Huffington Post ini nyatanya juga memiliki cerita mengenai kegagalan yang harus dialaminya sebelum berhasil membangun salah satu media paling populer di Amerika Serikat bahkan di dunia. Huffington mengawali karirnya sebagai seorang penulis. Kala itu, dia ingin menerbitkan bukunya yang kedua namun alih-alih harus menerima berbagai penolakan dari 36 penerbit. Bahkan ketika akhirnya bukunya berhasil diluncurkan, Huffington masih harus mendapatkan berbagai kritik besar terkait buku karangannya. Huffington mengaku dia sudah terbiasa menghadapi kegagalan.

3.Steve Jobs, pernah dipecat dari perusahaannya sendiri

Di usia 20-an dia sudah berhasil membangun perusahaan Apple dan menuai keuntungan. Namun nyatanya, kesuksesan pun masih tidak luput dari kendala. Beberapa tahun menjabat di jajaran direksi, Jobs terlibat konflik dengan rekan kerjanya yang membuatnya dipecat dari perusahaan. Meski begitu, hal ini gak membuat Jobs putus asa. Selang dipecat dari Apple, pada 1985 Jobs membangun perusahaan baru bernama NeXT. Kehebatannya dalam berinovasi pun tak terbantahkan lagi, sampai akhirnya perusahaan Apple tertarik untuk membeli perusahaan barunya tersebut.

4.Colonel Sanders, baru sukses di usia uzur

Kamu penggemar fast food pasti sudah familiar dengan gambar tokoh kakek-kakek di logo restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC). Dia adalah Colonel Sanders, orang yang mendirikan KFC. Lahir pada 1890, Sanders berhasil menemukan resep terbaik membuat ayam goreng dan membuka restorannya di 1930-an. Meski menu andalan ayam gorengnya cukup terkenal dan ramai dikunjungi, nyatanya Sanders harus menunggu hingga usia tak muda lagi untuk menyaksikan kesuksesan KFC. Di usia ke-75, Sanders baru memutuskan menjual usahanya. Keputusan itu pun tidak sia-sia. Restoran KFC menjadi terkenal di penjuru dunia dan Sanders pun dikenang sebagai tokoh dibalik ayam goreng khas itu.

5.Milton Hershey, 3 kali membangun usaha, 3 kali gagal

Hershey’s merupakan merek cokelat yang sudah mendunia. Pendiri salah satu perusahaan cokelat terbesar ini tak lain adalah Milton Hershey. Sejak awal, Hershey sudah memiliki minat besar membangun usaha yang menjual produk manis-manisan seperti permen dan cokelat. Berulang kali Hershey membangun usaha namun gagal hingga tiga kali.

S6.oichiro Honda, sempat menggadaikan cincin istri

Sebelum perusahaan otomotif miliknya Honda berkembang pesat dan menjadi kompetitor perusahaan Toyota, Soichiro Honda sempat bekerja memproduksi ring piston untuk perusahaan tersebut. Sempat membuka bengkel dan berulang kali ring piston buatannya ditolak karena tidak memenuhi spesifikasi, bahkan hingga harus menggadaikan cincin istrinya untuk bertahan hidup, Honda tetap tak menyerah.

7.Walt Disney, pernah dipecat dan dibilang “tidak kreatif”

Sempat mengawali karir bekerja di sebuah surat kabar, Disney dipecat dan disebut tak punya imajinasi dan kreativitas. Setelah itu, Disney mencoba peruntungan dengan membangun perusahaannya sendiri. Ternyata tak cukup sampai disitu. Karena terlilit utang, Disney menyatakan bahwa perusahaannya bangkrut. Kemudian dia mencoba membangun kembali perusahaannya namun lagi-lagi tertimpa masalah ketika rekan kerjanya mencoba mengambil hak cipta tokoh kartun karangannya. Tidak menyerah dengan apa yang menimpanya, Disney tetap melanjutkan karyanya dan bisa sukses.

FOTO-FOTO: ISTIMEWA/GRAFIS: KORAN SINDO/SYARIF HIDAYATULLAH

Berita Lainnya...