Edisi 17-07-2017
Daihatsu Kuasai 17,5% Pangsa Pasar Automotif


JAKARTA – Performa Daihatsu terus menunjukkan hasil positif dalam penjualan automotif nasional. Sepanjang semester pertama tahun ini, Daihatsu mencetak pangsa pasarnya hingga 17,5%, jauh di atas target 16% yang ditetapkan awal tahun.

“Saat perekonomian lesu dan penjualan automotif di Tanah Air menurun, Daihatsu malah bertumbuh,” ujar Marketing & CR Division Head PT Astra International - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso di acara pemberian 10 unit mobil rekondisi milik konsumen di Jawa Barat dalam Program Daihatsu Setia di Cirebon, Jawa Barat, pekan lalu.

Hendrayadi mengatakan, Daihatsu meraih penjualan positif pada semester pertama 2017 di tengah pasar automotif yang cenderung stagnan. Daihatsu membukukan wholesales sebesar 94.287 unit dan retailsales mencapai 89.086 unit. Pada sisi wholesales , lanjut dia, Daihatsu ditopang tiga kontributor utama yakni Gran Max Pick Up (PU), Xenia, dan Sigra.

Peringkat pertama diraih Gran Max (PU) sebesar 20.902 unit atau 22%. Kontributor kedua, Xenia, dengan kontribusi 18.869 unit (20%), dan yang ketiga, Sigra, sebanyak 18.313 unit (19%). Selanjutnya, Daihatsu Ayla menyumbang 18.147 unit (19%), disusul Daihatsu Terios sebanyak 7.640 (8%), serta Gran Max (MB) mencapai 7.138 unit (8%).

Daihatsu lain, meliputi Luxio, Sirion, Hi-Max, dan Copen, meraih penjualan dengan angka total sebesar 3.278 unit (3%). Sementara retail sales Daihatsu tidak jauh berbeda dengan penopang utama Sigra, Gran Max PU, dan Xenia. Kontributor utama diraih Daihatsu Sigra sebesar 22.984 unit atau 26%, disusul Gran Max PU pada urutan kedua sebanyak 18.582 unit (21%), dan Xenia sejumlah 17.262 unit (19%).

Selain itu, Daihatsu Ayla juga menyumbang 13.823 unit (16%), Gran Max Mini Bus (MB) 6.264 unit (7%), serta Daihatsu Terios 6.137 (7%). Produk Daihatsu lain menyumbang 4.034 unit (5%). Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra menjelaskan, pencapaian itu merupakan prestasi. “Padahal, target kami tidak muluk-muluk, hanya 16%,” ujar Amelia.

Dia mengatakan, pada semester I/2017 penjualan Daihatsu tumbuh cukup baik. Ini membuktikan bahwa Daihatsu diterima oleh masyarakat Indonesia. “Pencapaian ini akan selalu diiringi peningkatan pelayanan baik dari sisi penjualan maupun purna jual Daihatsu,” tutur Amelia. Satu di antara pelayanan itu juga dalam bentuk memberikan apresiasi satu di antaranya lewat program Daihatsu Xenia.

Program itu adalah merekondisi mobil konsumen menjadi baru seperti saat mereka beli. Program rutin tahunan yang digelar sejak 2014 itu dilakukan untuk pelanggan setia. Tahun ini, bertepatan dengan Ulang Tahun Ke-110 Daihatsu, sebanyak 110 pemenang dipilih menjadi konsumen yang beruntung. Tahun ini ada 50 pemilik unit Xenia, 50 unit Terios, 5 unit Sirion, dan 5 unit Luxio dari seluruh Indonesia.

“Mereka terpilih karena memenuhi sejumlah kriteria yang ditetapkan seperti mobil milik pribadi, status sebagai pemilik pertama, servis rutin di bengkel resmi Daihatsu, memiliki km pemakaian tertinggi,” tutur Amelia. Regional Head Jawa Barat PT Astra International - Daihatsu Budiman Setiadiwirya menjelaskan, penjualan Daihatsu di Jabar memberi kontribusi sekitar 9% dari penjualan Daihatsu nasional.

Dia menjelaskan, penjualan Daihatsu di Cirebon terus meningkat tiap tahun. Pada 2015, berdasarkan data registrasi kepolisian (Polreg), Daihatsu mencetak penjualan sebanyak 2.937 unit, tahun berikutnya 3.386 unit. Tahun ini penjualan rata-rata Daihatsu tiap bulan sekitar 270 unit hingga 295 unit.

hatim varabi