Edisi 17-07-2017
Belum Mau Pensiun


LONDON– Venus Williams belum mau pensiun setelah kalah di final Wimbledon 2017. Petenis veteran Amerika Serikat itu masih percaya bisa bersaing dalam memperebutkan gelar juara di turnamen besar.

Pada usia 37 tahun, Venus berkesempatan menjadi petenis tertua yang memenangkan gelar grand slam di era terbuka. Namun, dia tak mampu melakukannya seusai kalah 5-7, 0-6 dari petenis Spanyol Garbine Muguruza yang memenangkan sembilan gamesecara beruntun untuk menyegel gelar perdananya di Wimbledon.

Dengan kekalahan itu, Venus belum juga mampu mendapatkan satu pun gelar grand slam dalam sembilan tahun terakhir. Namun, dia mengatakan belum mau menyerah untuk menambah koleksi gelarnya itu. Bahkan, pengoleksi tujuh gelar grand slam ini kemungkinan akan kembali turun di Amerika Serikat Terbuka, Agustus mendatang.

“Saya dalam kondisi bagus. Saya berada di posisi yang tepat untuk memperebutkan banyak gelar besar di tahun ini. Itulah posisi yang saya inginkan dan terus menempatkan diri masuk ke persaingan. Ini hanya tentang mendapatkan lebih dari permainan. Saya percaya, saya bisa melakukan itu,” kata Venus, dilansir ESPN.

Meski begitu, Venus patut waspada dengan penyakit yang dideritanya enam tahun terakhir. Apalagi, kecurigaan muncul bahwa sindrom Sjogren yang dideritanya sedang kumat pada laga final itu. Sindrom Sjogren adalah gangguan berupa serangan terhadap kelenjar yang menghasilkan air liur dan air mata.

Gangguan fisik yang dirasakan Venus akibat sindrom tersebut adalah semacam gejala rematik. Namun, Venus tidak mengeluh penyakitnya sedang kumat ataupun kelelahan setelah menjalani duel berat melawan petenis-petenis yang berusia lebih muda darinya selama dua pekan di Wimbledon 2017.

Menurutnya, kekalahannya ini hanya karena bermain tidak seperti biasanya dan menilai Muguruza tampil sangat baik. “Saya ingin menang. Saya tidak ingin hanya mencapai final. Ini hanya masalah bermain sedikit lebih baik. Butuh banyak usaha dan apa yang harus Anda dapatkan di sini. Jadi, di sinilah saya ingin menjadi seorang juara grand slam.

Tentu saja ini adalah pengalaman yang baik dan pengalaman yang hebat,” ujarnya. Di usianya yang sudah semakin tua, performa Venus memang sangat luar biasa masih bisa bersaing dengan beberapa petenis muda. Bahkan, dia mendapatkan banyak saran untuk tidak terlalu menantang para rivalnya dalam persaingan gelar juara.

Namun, kakak kandung Serena Williams ini merasa masih mampu melakukannya dengan baik. “Itu bukan pikiran atau kata-kata dari saya bawa saya tidak seharusnya melakukan ini. Saya melakukan dengan apa yang seharusnya saya lakukan sekarang. Saya masih punya beberapa permainan bagus dalam diri saya,” tuturnya.

Sementara itu, Pelatih Venus, David Witt, mengomentari permainan anak asuhnya yang tidak mampu menunjukkan permainan terbaik di final itu. Dia meminta Venus beristirahat sebelum kembali ke ajang besar di lapangan keras. “Saya pikir dia (Venus) perlu istirahat sebentar. Saya yakin ini akan sedikit menyakitkan. Jelas, ini mengecewakannya karena dia bermain untuk memenangkan grand slam,” ungkap Witt.

raikhul amar