Edisi 17-07-2017
Mengenal Mewahnya Tas Goyard


TIDAK pernah terlihat menggunakan artis ternama untuk kampanyenya, tas Goyard ternyata mampu menembus kelas tas mewah, bahkan disejajarkan dengan tas bermerek dunia, meski bergerak di bawah radar.

Selama ini Goyard lebih dikenal lewat tas koper atau trunks . Tetapi rupanya, tidak sedikit selebritas dunia yang menggunakan merek ini sebagai pelengkap gaya. Lihat saja Kourtney Kardashian yang menggunakan tote bag Goyard berwarna kuning. Tentunya dengan motif khas Goyard.

Ada pula Lauren Conrad yang tampil santai dalam busana kemeja blue denim dan celana jins , terlihat membawa tas Goyard bernuansa putih. Ini jelas menarik karena selama ini Goyard diketahui tidak membayar selebriti untuk difoto bersama produk mereka. Para eksekutif di Goyard juga dikenal jarang memberikan pernyataan atau wawancara.

Namun, justru langkah yang tertutup itu malah memperkuat merek dagangnya sebagai pemain mode mewah utama. Bersama desainer seperti Louis Vuitton dan Hermes, Goyard memang lebih dikenal kliennya lewat promosi dari mulut ke mulut serta kepercayaan yang berhasil dibangun. Pemesanan produk Goyard pun dilakukan secara khusus, terutama untuk produk tas koper.

Beberapa dekade yang lalu, orang-orang seperti Coco Chanel, Sir Arthur Conan Doyle, dan Jacques Cartier mengelilingi dunia dengan kapal uap, kereta api, dan pesawat terbang lengkap dengan barangbarang mereka yang aman dikemas dalam koper Goyard yang dibuat khusus.

Di antara klien Goyard yang paling dihormati adalah Duke dan Duchess of Windsor, yang membeli barang-barang Goyard pertama mereka pada 1930-an. “Setiap pesanan khusus adalah hasil kolaborasi kreatif yang sangat erat antara pelanggan dan tim Goyard,” ungkap perwakilan Rumah Mode Goyard dikutip dari Elle .

“Kami memulai dengan mewawancarai pelanggan secara mendalam, sehingga kami dapat sepenuhnya memahami visi dan harapan mereka, diikuti sketsa cat air yang sangat presisi dari karya masa depan.” Dengan tingkat personalisasi yang tidak ada habisnya, mulai bahan, warna, bentuk, ukuran, hingga fungsi, satusatunya batasan nyata untuk pembuatan tas Goyard adalah imajinasi klien.

Goyard memiliki sejarah yang kaya. Awalnya dimulai di Paris dengan sebutan Maison Martin, tempat bangsawan Prancis mendapatkan barang berharga yang dikemas dan dikirim ke luar negeri. Perusahaan tersebut akhirnya menemukan bentuk lebih bergaya berkat Francois Goyard, yang telah magang selama delapan tahun di tempat tersebut sebelum mengambil alih kemudi perusahaan dan mengganti dengan namanya sendiri pada 1853.

Lima generasi keluarga Goyard terus menjalankan bisnis sampai dibeli pada 1998 oleh Signoles dan dia berhasil menjaga integritas merek saat menggiringnya ke abad ke-21. Baru-baru ini Goyard telah menciptakan potongan bergaya untuk beberapa tokoh, seperti Lee Radziwill, Karl Lagerfeld, Catherine Deneuve, Gwyneth Paltrow, dan Dita Von Teese.

Meski memiliki nama dan banyak uang, bukan berarti Goyard akan menerima setiap permintaan. “Kami menolak beberapa pesanan,” katanya. Untuk model Gardening Trunk Goyard, biasanya dipesan lebih dulu. Potongannya akan unik dan abadi, tetapi juga sangat praktis dan fungsional dan digunakan setiap hari oleh pemiliknya.

Model ini dibuat pada 2015 dengan biaya sekitar 15.000 USD. Meskipun perusahaan tersebut tidak mengungkapkan siapa dari kliennya, Goyard mengatakan telah membuat dua buah tas, satu untuk pelanggan dan satu untuk arsip mereka.

Model kontemporer lainnya, Trunks Chiffonier, dibuat sebagai replika sebuah karya yang diproduksi pada 1925 untuk Pameran Seni Rupa Paris Internasional. “Ini dibuat lagi tahun lalu, pada 2016, dan ini adalah tantangan teknis yang luar biasa yang mengharuskan kami untuk menemukan kembali dan memperbarui keterampilan yang hampir terlupakan,” ujarnya.

nurul adriyana