Edisi 17-07-2017
Band Bandung Siap Gebrak Woodstock Polandia


NAMA band rock n roll Speaker First boleh jadi masih asing di telinga pencinta musik mainstream di Tanah Air. Namun, band asal Bandung ini malah akan menjadi band Asia pertama yang bisa tampil di festival musik rock bergengsi Polandia Woodstock Festival pada Agustus mendatang.

Speaker First mendapat kehormatan tampil di festival yang tahun ini menginjak penyelenggaraan ke-23 tahun tersebut pada 3 Agustus mendatang. Festival yang disebut sebagai festival luar ruang terbesar di Eropa ini akan dilangsungkan di Kota Kostrzyn nad Odra.

Woodstock Polandiaterinspirasi dari Woodstock Festivalyang diadakan di New York sejak 1969 hingga 2009. Woodstock Polandiayang berlangsung tiga hari dilaksanakan sejak 1995. Ada pun Speaker First sebenarnya baru menyelesaikan rangkaian pertunjukan di tujuh kota di Amerika Serikat.

Willy Hidayat dari MyWill Entertainment sebagai manajer mengungkapkan, kehadiran Speaker First di Woodstock Polandia merupakan undangan langsung dari panitia. Mendapat undangan tersebut, Speaker First langsung setuju untuk datang ke Polandia. Band yang diisi Athir Alkatiri (vokal), Benny Barnaby (gitar), Bonny Barnaby (gitar), danadditional drummer serta mentoring gitaris Eet Sjahranie itu bakal berangkat pada 31 Juli mendatang.

“Alhamdulillah, Speaker First tampil di Woodstockyang bisa dikatakan impian dan anugerah bagi musisi genre rock, apalagi kami diundang panitianya bukan lewat audisi. Mereka mendengar karya Speaker First yang sempat memimpin chart di sana, makanya kami bangga dan bersyukur banget bisa tampil dalam salah satu festival musik rock tertua di dunia,” ucap Willy Hidayat saat jumpa pers di kawasan Pisa Cafe Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Speaker First akan manggung di hari pertama pada waktu utama (prime time) di panggung kedua. “Makanya, tidak ada alasan untuk tidak berangkat,” lanjut Willy. Awalnya, Willy mengaku sempat memandang Speaker First sebelah mata. Demo band ini bahkan sempat didiamkannya selama tiga minggu meski sudah didengarkan.

“Lalu saya ke LA (Los Angeles), ketemu dengan artist developer yang populerkan Adele, Coldplay, Muse, Temper Trap, dan saya dengarkan musik mereka ke dia dan mereka sama terkejutnya dengan saya,” kata Willy. Dengan kesempatan tampil di festival tersebut, seluruh personel Speaker First mengaku senang dan bangga.

Menurut Athir, ini adalah peluang emas untuk menyebarkan karya agar didengar seluruh dunia sebab festival ini selalu sukses menghadirkan ratusan ribu penonton. Berbagai persiapan telah dilakukan Speaker First untuk bertolak ke Polandia. Selain materi, trio rock n roll itu juga mempersiapkan mental beraksi di panggung.

“Kami lebih ke persiapan mental dan setlist lagu yang bisa menghibur orang dengan penampilan kami, makanya nanti setlist campuran ada yang bahasa Indonesia dan Inggris,” ucap Athir. “Kami akan bawain materi yang dicampur, dari album awal sampai dari materi yang baru direkam,” sambung Bonny.

Pada pertunjukan di Woodstock Polandiananti, mereka akan membawakan 10 lagu, dari album-album terdahulu sampai lagu terbaru. Selepas tampil di Woodstock Polandia, Speaker First akan memulai rekaman album baru, yang akan kembali dilanjutkan dengan rangkaian tur. “Agendanya rekaman album baru dengan label internasional di Amerika selama tiga bulan di awal tahun, kemudian menyiapkan promosi, rilis debut, sampai world tour ke-122 kota di Eropa dan AS (Amerika Serikat),” ungkap Willy, menerangkan.

Selain itu, Speaker First juga mendapatkan kontrak dengan label rekaman di Amerika. Selanjutnya ada rangkaian tur di lima negara pada Agustus mendatang. Itu termasuk pertunjukan Woodstock di Polandia yang dilanjutkan ke Finlandia, Skandinavia, Swedia, dan Inggris. “Saat mendapatkan panggung di Woodstock, saya mendapat penawaran di negara lain untuk 30 show .

Tapi, saya batasi karena mereka harus mempersiapkan materi untuk album yang direncanakan rilis tahun depan,” sebut Willy. Sebagai informasi, band Speaker First dibentuk sejak 15 tahun lalu dan telah meluncurkan empat buah album, yakni Whatever You Say (2002), Original Soundtrack GIE (2005), Dunia Milik Kita (2009), serta mini album Muda dan Berani (2010).

Tidak hanya menggelar serangkaian tur di luar negeri, pada 2016 Speaker First juga telah melakukan rekaman di Air Studio London untuk lagu The Anthem. Studio itu dilaporkan pernah menjadi tempat rekaman sejumlah musisi ternama asal Inggris seperti Adele, Muse, dan Coldplay. Saat itu mereka pun melanjutkannya dengan tur ke beberapa tempat di Inggris. Pada Maret tahun lalu lagu mereka, The Anthem danBreak My Soul , masuk dalam kategori lagu yang paling banyak diminta di KROQ FM USA.

thomas Manggalla