Edisi 12-08-2017
Lebih Positif Setelah Puber


PADA masa pubertas gejolak dalam diri remaja untuk memperbaiki diri sangat tinggi. Mulai penampilan hingga tingkah laku. Semua dilakukan agar ketika dewasa kelak mereka bisa mantap dengan jati dirinya.

Hal tersebut dialami Yazena Putri, Youtubers yang tengah berkuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Negeri Jakarta. Pemilik akun Instagram @Yazenoi ini memaknai sendiri bahwa pubertas merupakan sebuah masa ketika semua yang ada di dalam diri seseorang akan berubah, dimulai dari sikap, pola pikir, hingga fisik.

Yazena, misalnya, memutuskan menjadi seorang “Hijabers”. Ia menyadari bahwa jilbab merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan muslimah yang sudah balig (puber) berdasarkan Alquran. “Aku memutuskan berjilbab karena Alquran mewajibkan wanita yang sudah puber menutup rambutnya,” beber Yazena.

Transformasi dirinya ini juga berkat temanteman dekat Yazena yang sudah mulai berhijab sejak di sekolah menengah pertama (SMP). “Aku berhijab didorong oleh teman dekat yang tiba-tiba berhijab juga,” sebut Yazena. Terkait transformasinya ketika mengenakan hijab, Yazena pun menuturkan bahwa awalnya bukan hal mudah.

Ia sempat mengalami lepas-pasang jilbab ketika duduk di bangku SMA hingga benar-benar mantap berjilbab ketika lulus SMA. “Sampai SMA aku masih buka-tutup hijab seperti hordeng , ha-ha-ha,” tuturnya. Baru sejak duduk di bangku kuliah Yazena benar-benar melakukan transformasi besarbesaran terhadap dirinya.

Ia mulai mengenal tren berhijab modern dan mengikuti tuntutan zaman, namun tidak melangkahi substansi hijab itu sendiri. Terkait penampilan Yazena pun sudah mulai membenahi dirinya mulai dengan mengenal make -up . “Di SMA enggak peduli sama bedak-bedakan gitu . Pakai hijab pun seadanya, mandi pun jarang.

Baru deh pas kuliah aku mulai belajar jilbab yang trendi dan kenal make -up dikit -dikit,” ujarnya. Selebgram sekaligus penerbit buku Super (Not) Inspiring Book Marco Ivanos, memiliki cerita tersendiri mengenai proses pubertas yang dia alami. Marco mengaku baru mulai bertransformasi ketika dirinya mengikuti kegiatan naik gunung selama tiga hari.

Aktivitas tersebut memaksa cowok pemilik akun @Marcoivanos12 ini melakukan olahraga untuk menurunkan berat badannya yang cukup fantastis. Selain itu, ia mengakui ada faktor lain yang membuatnya ingin bertransformasi, yaitu faktor percintaan. Ia sempat naksir dengan juniornya yang cantik dan merasa kurang pantas untuk mendapatkan hati sang idaman hati.

Alhasil Marco berusaha sekuat tenaga untuk mengubah dirinya menjadi pria tampan. Meski ternyata sia-sia. Inti dari masa pubertas, menurut Yazena, adalah bagaimana masa itu dapat membawa dampak positif.

Perubahan ke arah yang lebih baik untuk menjadi manusia yang utuh. “Sehingga setelah melewati masa pubertas, manusia sudah siap menjadi manusia yang utuh dengan jati diri yang positif,” tutur Yazena.

M RIFKI FADILAH

GEN SINDO

Universitas Negeri Jakarta