Edisi 12-08-2017
100 Perusahaan Co-branding dengan Wonderful Indonesia


JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menggandeng 100 perusahaan melalui co-branding partnership dengan brand Wonderful Indonesia dalam menyukseskan target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019.

Hingga saat ini terdapat 28 perusahaan skala besar hingga usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia yang sudah menandatangani nota kesepahaman kerja sama cobranding partnership dengan Kemenpar, antara lain Martha Tilaar, Sarinah, Garuda Food, JJ Royal, Polygon, Papatonk, Sahid Group, Tiket.com, Alleira Batik & Gaia, Sunpride, Rumah Zakat, Sababay Wine, Bon Gout dan Malang Strudel.

Perusahaan-perusahaan tersebut nanti akan mencantumkan logo Wonderful Indonesia (WI) atau Pesona Indonesia (PI), misalnya pada kemasan produk, kantong belanja, brosur, iklan, laman perusahaan, hingga interior toko atau restoran. Beberapa produk dari perusahaan-perusahaan itu sudah diekspor ke luar negeri sehingga dengan pencantuman tersebut akan lebih meningkatkan lagi eksposur dari brand Wonderful Indonesia yang kini berada pada posisi 47 dunia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, mitra co-branding Wonderful Indonesia dipilih dari perusahaan yang dinilai punya brand setara dengan brand Wonderful Indonesia. Kemenpar menargetkan 100 perusahaan yang dalam perjalanannya juga akan dievaluasi untuk mengetahui dampaknya, mengingat program ini terkait dengan pencitraan sebuah negara atau nation branding. ”Nanti kita evaluasi. Kalau sudah tidak mencerminkan Pesona atau Wonderful Indonesia akan didegradasi.

Kalau sampai pendapatan atau pelayanannya tidak meningkat juga, berarti ada sesuatu yang salah,” ujarnya di sela-sela Wonderful Indonesia Co-branding Forum (WICF) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kemenpar, Jakarta, Kamis (10/8). Co-branding partnership sebagai kerja sama antara dua merek yang berbeda bertujuan meningkatkan brand value dari keduanya.

Dengan co-branding, kekuatan brand equity dari kedua brand akan berlipat-lipat. Inisiatif co-branding partnership diluncurkan untuk memanfaatkan momentum meroketnya kinerja brand WI/PI sebagai hasil pengembangan selama 2,5 tahun terakhir.

Founder Papatonk, Suprapto, mengatakan bahwa sebelum brand Wonderful Indonesia dikenal luas di luar negeri, upaya memenetrasikan pasar ekspor agak sulit karena konsumen merasa asing dengan Indonesia. Dalam setahun terakhir, Papatonk yang merupakan produk camilan kerupuk udang premium yang berorientasi ekspor telah mulai mencantumkan brand Wonderful Indonesia di kemasannya.

inda susanti