Edisi 13-08-2017
Eksplorasi Rasa Jajanan Kota Bogor


Jajanan kaki lima tak pernah membosankan untuk dieksplorasi. Apalagi saat di pengujung Minggu, Anda berkesempatan menyambangi Kota Bogor yang teduh. Berbagai varian street food menarik bisa dicoba.

Menu pertama yang wajib di cicipi adalah taoge goreng. Ya, sejak dulu menu tersebut memang selalu diidentikkan dengan Bogor. Tak ayal, di jalan-jalan umum Kota Hujan ini pedagang taoge goreng akan sangat mudah ditemui. Antara lain warung Toge Goreng Ibu Hj Omah yang su dah teruji cita rasa menunya. Di warung kecil yang terletak di kawasan Bogor Permai, Jalan Sudirman Nomor 23 A itu, taoge goreng sudah di jual sejak 1970-an.

Menu ini berisi tahu kuning yang digoreng tidak terlalu garing, mi kuning, serta bahan utamanya yang berupa taoge dan bumbu fermentasi taoco. Rasanya sudah pedas walaupun tidak ditambahkan sambal. Jangan lupa pesan lengkap dengan ketupat. Teks tur ketupat terasa pas di lidah ketika dipadu dengan bumbu yang di dominasi taoco dan oncom.

Harganya memang terbilang lebih mahal dari pada tao ge goreng yang dijual di pinggir jalan, yakni Rp16.000 perporsi. Namun, harga itu sesuailah dengan rasa taoge goreng yang tak diragukan lagi. Jika tidak makan di tem pat, Anda bisa membawanya pulang atau menggunakan layanan pesan-antar. Selain taoge goreng, laksa bogor juga menjadi jajanan khas Kota Hujan yang paling diburu.

Hanya, jumlah pedagang yang menjajakannya tak sebanyak pedagang taoge goreng ataupun asinan. Nah, kalau ingin merasakannya, Anda bisa datang kewarung Laksa Bogor Gang Aut. Ini tempat yang paling sering di reko mendasikan oleh warga sekitar. Laksa ala Bogor mengandung kuah santan berbumbu kuningnan kental. Yang unik, kuah santan ini tetap menyertakanam pas kelapanya.

Selain itu ada juga bihun, oncom, tahu, taoge, telurre bus, dan ketupat. Rasanya semakin enak dan wangi berkat daun kemangi serta taburan serundeng. Saking laris, laksa bogor Gang Aut yang dihargai Rp10.000 perporsi sering kali sudah habis saat jam makan siang. Pe nasaran? Datang saja kewarung Laksa Bogor Gang Aut di kawasan Jalan Surya Kencana.

Sudah kenyang makan, jangan lupa mencoba minuman khas Bogor, yaitu es buah pala. Anda bisa menemukan penja ja minuman ini tak jauh dari warung Lak sa Bogor Gang Aut. Cukup siapkan uang Rp5.000, segelas es pala sudah bisa Anda teguk. ”Es pala ini berisi irisan buah pala yang sudah direndam lama di dalam stoples dengan tambahan madu hu tan,” sebut Aisyah, penjual es pala di Gang Aut.

Kalau sudah di Bogor, sayang bila tidak membeli camilannya yang terkenal, yaitu talas kukus. Di kawasan Surya Kencana, banyak yang menjualnya. Camilan ini berupa talas yang ditaburi kelapa parut dan garam. Kalau suka, Anda boleh meminta tambahan parutan gula ja wa sebagai pemberi rasa manis. Satu porsi talas kukus dijual seharga Rp10.000. Santap selagi hangat, rasanya akan semakin nikmat.

dyah ayu Pamela