Edisi 13-08-2017
Perang Ambiisii


BARCELONA – Duel el clasico selalu dipenuhi intrik, gengsi, dan ambisi pemain Barcelona maupun Real Madrid. Kemungkinan itu bisa kembali terjadi saat mereka bertemu lebih awal di ajang Piala Super Spanyol di Camp Nou dini hari ini.

Perseteruan mereka dalam el clasico memang sudah terjadi sejak lama. Bahkan, di Piala Super Spanyol, mereka sudah bertemu sebanyak 12 kali. Los Blancos , julukan Madrid, masih mendominasi pertemuan dengan 6 kemenangan. Sementara Barcelona menuai empat kemenangan dan sisanya berakhir imbang.

Kendati demikian, hal itu tak menyurutkan ambisi pemain Barcelona, khususnya Lionel Messi, untuk menggapai hasil terbaik pada pertandingan tersebut. Striker asal Argentina itu bahkan berpeluang menorehkan banyak rekor asalkan bisa memenanginya. Dia bisa menyamai torehan Xavi Hernandez, salah satu legendaris Barcelona, sebagai pemain yang menuai banyak kemenangan dalam duel klasik tersebut.

Messi saat ini meraih 16 kemenangan dari 34 partai, atau tertinggal satu kemenangan saja dari Xavi yang sudah menjalani 42 laga. Messi pun berpeluang menambah koleksi golnya dalam el clasico. Striker berusia 30 tahun itu sudah mengoleksi 24 gol, unggul 8 gol atas Cristiano Ronaldo yang menempati peringkat 3 sebagai top skor sepanjang masa pada duel tersebut.

“Persiapan kami dalam pramusim berjalan baik. Modal itu tentunya menjadi persiapan terbaik kami saat menjalani pertandingan tersebut,” ujar Messi, dilansir Marca. “Kami menyadari pertandingan (el clasico) selalu menyuguhkan atmosfer yang panas, tapi kami siap menghadapinya,” paparnya. Pelatih Barcelona Ernesto Valverde bersikap tenang menyikapi pertandingan itu.

Mantan pelatih Athletic Bilbao ini bahkan tak cemas walau timnya tak lagi diperkuat Neymar yang memutuskan bergabung bersama Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas ini. Menurut dia, Barcelona tetap solid dan siap memenangi laga tersebut. Optimisme tinggi juga diusung Madrid.

Tim pelatih Los Blancos menyatakan timnya dalam skuad lengkap menghadapi Barcelona, apalagi manajemen tak lagi tertarik mendatangkan pemain baru pada bursa transfer kali ini. Madrid sempat tertarik merekrut Kylian Mbappe dari AS Monaco, tapi Mbappe sepertinya lebih condong ke PSG. Alasan itu pula yang membuat manajemen maupun tim pelatih memberikan kepercayaan kepada pemain lama, seperti Gareth Bale.

Pemain asal Wales ini kembali menjadi andalan walau sempat dikabarkan akan pindah ke Manchester United. Begitu pula dengan Ronaldo. Pemain asal Portugal ini siap memberikan performa terbaiknya karena permasalahan kasus pajak yang menyeret namanya telah selesai. Performa permainan Madrid pun kian ciamik menggunakan formasi 4-4-2 ketimbang 4-3-3.

Pelatih Zinedine Zidane sepertinya lebih senang menggunakan tenaga gelandang yang melimpah, apalagi permainan Isco dan Casemiro begitu mumpuni sejauh ini. Bahkan, ketika Luka Modric absen karena sanksi, Zidane masih bisa mengandalkan Mateo Kovacic.

Bahkan, Zidane bisa menggunakan pemain pelapis yang tak kalah produktif. Pelatih asal Prancis ini bisa menurunkan Lucas Vasquez dan Marco Asensio. Faktor itu pula yang membuat manajemen Los Blancos tak lagi mengejar Mbappe.

edi yuli