Edisi 13-08-2017
Teringat Ferguson, Anggap MU sebagai Rumah Lama


West Ham United mungkin tidak terlalu bersinar musim lalu. Namun, bukan berarti mereka tak memiliki kesempatan membuat kejutan pada laga perdana melawan Manchester United (MU) di Old Trafford nanti malam.

Pelatih Slaven Bilic melakukan transfer cerdas. Dia memboyong kiper timnas Inggris Joe Hart untuk memperbaiki barisan belakang. Bilic juga berhasil meyakinkan Pablo Zabaletta untuk menularkan kekuatan dan pengalamannya di dalam skuad The Hammers. Jangan juga dilupakan Javier “Chicharito” Hernandez yang kembali ke Inggris setelah sempat merantau ke Primera Liga dan Bundesliga.

Nama Chicharito barangkali menjadi perbincangan karena dia pernah memperkuat MU era Alex Ferguson. Bagi pemain asal Meksiko tersebut, Old Trafford tetap memiliki tempat di hatinya. “Beruntung bisa kembali ke klub lama saya, rumah lama saya. Memulai babak baru dalam periode kedua di Liga Inggris merupakan sesuatu yang sangat membahagiakan,” ujarnya, dikutip ESPNFC.

Di MU, dia memiliki kenangan. Striker berusia 29 tahun tersebut ikut merasakan gelar ke-19 dan 20 di bawah kepelatihan Ferguson. “Ferguson adalah manajer yang membawa saya ke MU. Secara tidak langsung, dia orang yang membukakan pintu Eropa untuk saya,” ujarnya. Sebenarnya Chicharito memiliki kesempatan kembali ke MU berstatus sebagai pemain bukan rival.

Pelatih MU Jose Mourinho pernah mengatakan akan menyambut mantan pemain Bayern Leverkusen tersebut dalam skuadnya. “Saya akan selalu menyambut Javier di skuad saya karena dia tidak memerlukan banyak menit di lapangan untuk mencetak gol,” kata Mourinho. Namun, bisa saja pelatih yang biasa dipanggil Mou tersebut sekadar menyindir.

Saat membela MU dan Madrid, Chicharito tidak pernah benar-benar menjadi striker utama. Berbeda saat membela Leverkusen, di mana dia selalu menjadi starter dan seperti mendapatkan kehidupan kedua di klub kontestan Bundesliga tersebut. Usia juga menjadi alasan Mou tak bernafsu memburu Chicharito.

“Tapi, kami pindah ke arah lain dengan pemain muda, Romelu Lukaku, dan kami memiliki Marcus Rashford, yang bisa menjadi striker, jadi kami tidak merasakannya.” Kini Chicharito kembali ke MU sebagai rival. Dia memiliki ambisi memberikan hasil terbaik bersama The Hammers.

“Saya tidak menyesal, saya tidak pernah menyesal dalam hidup saya. Apakah hal baik atau pengalaman buruk terjadi, Anda belajar dari mereka dan mereka memberi Anda banyak motivasi dan alasan untuk menantikan masa depan,” tutur Hernandez.

MA’RUF

Jakarta





Berita Lainnya...