Edisi 13-08-2017
Timnas Optimistis Raih Emas


JAKARTA – Tim nasional (timnas) U- 22 Indonesia akan memulai misi meraih medali emas SEA Games 2017 Malaysia, Selasa (15/8).

Sikap optimistis ditunjukkan striker naturalisasi Indonesia, Ezra Walian terkait kans skuad Garuda Muda, julukan timnas U-22, mewujudkan sukses tersebut. Sejak timnas U-22 disiapkan dengan menunjuk pelatih kaliber dunia, Luis Milla, target emas SEA Games ingin diwujudkan. Bukan tanpa alasan, sudah terlalu lama Indonesia tidak pernah lagi mendapatkan medali emas.

Terakhir, cabang sepak bola meraih posisi tertinggi pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina, oleh Sudirman dkk. Menilik hasil tersebut, rasanya sangat pantas jika target itu diusung pada ajang multieventterbesar Asia Tenggara. Timnas U-22 sendiri tergabung di Grup B bersama Thailand, Vietnam, Filipina, Laos, dan Timor Leste. Thailand akan menjadi lawan perdana, Selasa (15/8).

”Pertandingan pertama kami akan melawan Thailand, mereka tim yang bagus. Tetapi kami juga memiliki tim yang baik juga, dalam sepak bola semua mungkin terjadi,” ungka Ezra, dilansir situs resmi PSSI. ”Indonesia dan Thailand tim yang kuat, kami sama-sama ingin meraih sukses.

Jadi, menurut saya, ini akan menjadi pertandingan yang menarik,” tutur striker berusia 19 tahun, yang sempat menjalani masa uji coba bersama salah satu klub Liga Primer Inggris, West Ham United, itu. Ezra memang akan menjalani eventresmi perdana dengan timnas U- 22. Sebelumnya pemain berdarah Manado ini gagal tampil saat skuad Garuda Mudabersaing di ajang kualifikasi Piala Asia U-23 di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu.

Eks striker Jong Ajax itu harus absen lantaran terserang virus. Absennya Ezra sedikit banyak berpengaruh atas gagalnya Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-23 di China 2018. Kini di SEA Games 2017 dengan hadirnya striker bertinggi badan 181 cm itu, Milla menjadi punya pilihan antara memainkan Ezra, Marinus Mariyanto Wanewar atau Yabes Roni.

”Kami yakin timnas U-22 akan menjadi juara di SEA Games. Semua bisa terjadi di sepak bola. Jika kami bermain dengan baik dan bekerja keras untuk meraih sukses, tentu kami bisa menjadi juara. Saat ini saya hanya fokus di timnas dan SEA Games,” papar Ezra. ”Sebelumnya saya sudah bersama mereka saat latihan di Bali dan laga uji coba melawan Myanmar.

Yang penting saya sudah mengenal tim ini dan tim pun sudah mengenal permainan saya,” ujar pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, tersebut. Sementara itu, Milla akhirnya mengumumkan 21 nama yang tampil di SEA Games. Empat nama yang tercoret seperti Ravi Murdianto di posisi penjaga gawang, Bagas Adi Nugroho yang bermain di posisi bek tengah, dan dua nama lain ada Gian Zol dan Miftahul Hamdi yang harus terdepak.

Kepastian ini diumumkan Millah seusai seluruh tim makan malam di Hotel Aryaduta, Karawaci, Jumat (11/8). ”Ravi Murdianto bagus, tapi kami hanya boleh mendaftarkan dua kiper. Posisi Zola dan Hamdi sudah menumpuk banyak pemain. Untuk Bagas Adi, dia terpaksa kami coret karena masih dalam pemulihan cedera dan tidak memungkinkan kita bawa ke SEA Games,” papar asisten pelatih timnas U-22 Bima Sakti.

Bima juga mengatakan latihan terakhir timnas U-22 lebih banyak fokus ke set piece. ”Kami fokus latihan tersebut karena coachLuis Milla tidak mau terjadi lagi kesalahan-kesalahan waktu lawan Malaysia kemarin kan dua gol gara-gara set pieces,” tutur nya.

decky irawan jasri



Berita Lainnya...