Edisi 13-08-2017
Penampilan Perdana Wuling


OPERASIL esung pipi kini diminati para perempuan modern untuk tampilan lebih manis. Sebaiknya, sebelum melakukan operasi tersebut konsultasikan dulu ke dokter spesialis untuk melihat kondisi tubuh dan struktur wajah kita.

Sebagai pendatang baru di industri automotif Indonesia, Wuling Motors tentu tidak ingin sekadar menjadi pelengkap di pasar segmen multipurpose vehicle (MVP) yang sudah begitu sesak oleh merek-merek Jepang. Kehadiran pabrikan asal China ini di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS ) 2017 menjadi bukti komitmen mereka di Tanah Air.

“Kami hadir di sini untuk jangka panjang. Kami berinvestasi di sektor ini karena ingin menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Presiden Wuling Motors Xu Feiyun di sela-sela pameran GIIAS 2017 di ICE, BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (10/8).

Dia menambahkan, kehadiran Wuling di Indonesia diharapkan dapat menumbuhkan industri automotif secara umum. Menurutnya, keberadaan pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat sejak Juli lalu akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal, transfer teknologi, dan meningkatkan data saing sumber daya manusia. “Kami melakukan ini dalam dua tahun.

Kami juga melibatkan banyak mitra bisnis sebagai supplier, baik untuk suku cadang maupun kebutuhan lainnya,” kata dia. Seperti diketahui, Wuling telah mengoperasikan pabrik kendaraan di Cikarang, Jawa Barat pada Juli lalu. Pabrik yang dikelola oleh PT SGMW Wuling Indonesia ini menempati areal seluas total 60 hektare (ha), terdiri atas 30 ha untuk area pabrik perakitan mobil dan 30 ha untuk supplier Park.

Pabrik yang memiliki kapasitas produksi 120.000 unit per tahun ini menelan investasi USD700 juta atau setara dengan Rp9,3 triliun. Dalam ajang GIIAS 2017 yang akan berlangsung hingga 20 Agustus mendatang, Wuling menampilkan MPV pertamanya, yakni Confero dan Confero S yang telah diluncurkan pada 2 Agustus lalu.

Di pameran perdananya di Indonesia, Wuling yang menempati area booth seluas 942 meter persegi dengan mengusung konsep “My Wuling My Home”. “Konsep ini kami usung untuk mendeskripsikan sebuah rumah. Ada juga Confero yang sudah dimodifikasi karena kami ingin mobil-mobil kami seperti layaknya rumah yang dapat diubah seusai selera konsumen,” tambah Vice President of Vehicle Sales, Services and Marketing Wuling Cindy Cai.

Terkait layanan kepada konsumen, Wuling juga tidak mainmain. Sampai akhir tahun ini pabrikan yang berkolaborasi dengan SAIC dan General Motor ini menargetkan membuka 50 dealer melalui kemitraan dengan grup dealer ternama seperti Arista, Armada, Kumala, Maju Motor, Perdana, Prima, dan Wahana.

Di samping kemudahan akses, guna mempermudah pembelian mobil, Wuling juga menggandeng sejumlah perusahaan pembiayaan mulai dari Mega Auto Finance, Adira Finance, Oto Multiartha, Mandiri Tunas Finance, BCA Finance, dan Maybank Finance.

yanto kusdiantono