Edisi 18-08-2017
Nia Dinata Garap Film Sejarah


SUTRADARAsekaligus produser film Nia Dinata sedang sibuk mempersiapkan film panjang terbarunya. Nia Dinata sedang melakukan riset untuk film sejarah.

Dia mengangkat film sejarah yang menceritakan tentang founding father Indonesia (Bapak Bangsa). Nia mengungkapkan bahwa proses riset sudah berjalan 50 persen. “Film yang nanti saya buat ini mengingatkan masyarakat bahwa founding father kita pemikirannya sangat jauh terbuka. Bhinneka Tunggal Ika. Mereka tidak pentingkan mayoritas, atau minoritas dianggap tidak penting dan sekarang lagi proses risetnya sudah 50 persen,” ujar Nia Dinata kepada KORAN SINDO, seusai jumpa pers konferensi pers serial Switch di XXI Djakarta Theatre, Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (14/8).

Cucu dari pahlawan nasional Otto Iskandardinata ini pun menekankan bahwa karya film terbarunya bukanlah film bergenre biopik, atau dalam arti film yang mendramatisasikan kehidupan orang atau tokoh dalam kehidupan nyata. Namun, menyorot tentang kelompok yang mengambil bagian dalam kemerdekaan Indonesia. “Bukan biopik. Tapi sebuah kelompok yang bersahabat dan ada dari berbagai suku dan agama. Ada yang mewakili agama tertentu, suku tertentu, dari Jawa, Sumatera, Kalimantan. Orang-orang jong (pemuda) ini sama sekali tidak mementingkan siapa mayoritas,” sebutnya.

Saat ini sutradara kelahiran Jakarta, 4 Maret 1969, ini masih melakukan riset lebih dalam mengenai film yang rencananya ia produksi pada tahun 2018 tersebut. Berbagai data yang dihimpun dari Arsip Nasional RI, data penunjang dari beberapa wilayah yang memiliki hubungan, hingga mewawancarai orang atau petugas arsip yang sudah pensiun terkait juga sudah dilakukannya demi validitas cerita yang akan dihadirkan dalam filmnya. Sebelum menelurkan karya film layar lebar terbarunya, dia merilis secara resmi project kolaborasi sutradara Nia Dinata dan Pritagita Arianegara dari skenario yang digarap lima pemenang kompetisi Viu Female Story Festival 2017 .

Switch adalah drama seri Viu Original pertama untuk layanan video OTT Viu yang dibuat guna memperbanyak konten berkualitas dari lokal. “Kami mendapatkan pengalaman yang seru dalam memproduksi Switch ini. Saya berharap anak Indonesia akan menikmati tayangan ini seperti halnya kesenangan yang kami dapat dalam memproduksinya,” ucap perempuan berdarah Sunda dan Minang ini.

Thomasmanggalla