Edisi 18-08-2017
Ario Bayu Tertantang Perankan Sultan Agung


AKTORArio Bayu bangga kembali memerankan seorang tokoh penting dalam sejarah Indonesia sebagai Raja Mataram Sultan Agung dalam film berjudul Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta .

Ario Bayu bersyukur bisa terlibat dalam film yang mengisahkan perjuangan raja pertama Kerajaan Mataram, Sultan Agung itu. Apalagi di sini dia bakal dipandu oleh sutradara Hanung Bramantyo. “Bersyukur kerja sama dengan Mas Hanung. Setelah Soekarno , kini saya diminta berjalan lebih jauh lagi dan jujur, gue senang banget main film ini karena film sejarah dan ketertarikan gue memang main film sejarah,” ujar Ario Bayu kepada KORAN SINDO seusai jumpa pers syukuran persiapan syuting film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Ketertarikan Ario ini tidak lepas dari sutradara yang akan menggarap film tersebut, yakni Hanung Bramantyo. Keduanya pernah bekerja bareng dalam film Soekarno: Indonesia Merdeka (2013). Aktor kelahiran Jakarta, 6 Februari 1985 ini menilai kepercayaan yang diberikan oleh Hanung sebagai pekerjaan yang tidak mudah. Namun, ia merasa optimistis setelah sebelumnya berhasil memerankan sosok Soekarno. “Semoga citra yang kita eksposisikan kepada penonton bisa diserap dan nilai-nilainya bisa membuat perbedaan yang berwarna,” kata Ario Bayu. Pria berdarah Jawa ini mengatakan, pada dasarnya dia dan kebanyakan masyarakat Indonesia tidak tahu sosok Sultan Agung yang bakal ia perankan.

Namun demikian, ia mendapat banyak referensi mengenai sosok dan ketokohan Raja Mataram pertama itu, baik dari buku maupun pakar sejarah. “Mungkin kalau di kalangan sekarang orang lebih tahu Soekarno ya, 72 tahun kita merdeka. Intinya saya mau membuat film ini, seperti Mas Hanung bilang kan, gue juga enggak begitu paham, gue kedudukan sama kayak penonton, gimana caranya gue bisa kasih gambaran. Ada tokoh pada tahun itu yang sudah memperjuangkan Nusantara,” paparnya. Sebagai pemeran utama, Ario Bayu tentu dibayangi dengan sosok Soekarno yang sudah sangat mengena dengan dirinya. Sebagai aktor, Ario merasa mempunyai tanggung jawab untuk mendekatkan tokoh Sultan Agung ke pencinta film.

“Itu juga sedikit lebih terkenal mana. Mungkin kalau di kalangan sekarang orang lebih tahu Soekarno ya, 72 tahun kita merdeka. Memang kita masih bayi banget dibanding negara lain. Kalau pakar-pakar lebih ke historian gitu ya,” kata aktor yang lama tinggal di Selandia Baru ini. Segudang tantangan telah menanti aktor pemilik nama lengkap Ario Bayu Wicaksono untuk berakting di Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta. Demi mendalami karakter, dia bertekad memperdalam ilmu sejarah, khususnya soal Sultan Agung. Mulai dari kehidupan sehari-hari hingga perjuangannya.

“Saya harus menggali secara dalam sejarahnya. Tapi tetap menjadi rasa syukur, karena banyak warna dan spektrum yang saya dapatkan dan semoga cerita dan nilai film ini bisa diserap,” tuturnya.

Thomasmanggalla