Edisi 25-08-2017
Tak Sekadar Wisata “Instagramable”


VICTORIA Peak adalah titik tertinggi di Pulau Hong Kong, mencapai 1.811 kaki atau 552 meter. Gunung bersejarah ini menyediakan pemandangan 360 derajat dari cakrawala kota yang tidak tertembus.

Dari jalur hiking yang indah hingga restoran warisan, inilah cara memanfaatkan puncak terkenal ini pada perjalanan Anda berikutnya saat ke Hong Kong. Selama Hong Kong menjadi koloni Inggris, dari 1841-1997, The Peak adalah lingkungan kota yang paling eksklusif. Sampai 1947, lingkungan ini diperuntukkan bagi ekspatriat Eropa, yang berarti warga China Hong Kong tidak dapat tinggal di daerah tersebut. Tidak ada jalan pada abad ke-19, jadi penduduk yang kaya raya akan dibawa mendaki gunung dengan tandu. Saat ini The Peak masih memiliki reputasi sebagai kawasan paling elok di kota. Di sinilah para taipan kota membeli rumah mewah yang menghasilkan jutaan dolar AS di pasar real estate.

Dikutip CNN , Peak Tram dibuka pada 1888. Peak Tram yang berwarna merah terang adalah salah satu funiculars tertua di dunia dan paling terkenal di Asia. Pada hari yang cerah, rute curam ke puncak bisa menyenangkan, tetapi pengunjung harus mengantisipasi jika cuaca buruk. Garis di pintu masuk (Garden Road Peak Tram Lower Terminus) diketahui membungkus di tikungan dan tidak nyaman jika hari-hari panas terjadi. Jika Anda hendak pergi dengan naik mobil, sebaiknya naik ke sana lebih awal, sebelum pukul 10 pagi.

Pengunjung juga bisa naik taksi yang menawarkan pemandangan yang sangat indah saat angin menerpa di sekitar gunung. Bagi pencinta sejarah, ada Galeri Bersejarah Peak yang ada di dekat ujung bawah. Pameran gratis ini mencatat perjalanan yang digerakkan kabel dari abad ke-19 dan seterusnya.

Alternatif Rute Indah

The Peak adalah rumah bagi beberapa titik temu yang berbeda. Ada yang berbayar dan ada yang gratis. Ada Sky Terrace 428, di atas The Peak Tower, yang mengklaim sebagai platform tampilan tertinggi di Hong Kong. Untuk masuk ke sini harus membayar sekitar USD6.50 (Rp86.000). Namun, pengunjung juga bisa melihat pemandangan serupa dari puncak Peak Galleria, mal raksasa di atas gunung, tanpa membayar sepeser pun. Caranya mudah, yakni hanya dengan mengikuti eskalator sampai atap, pengunjung dapat mengagumi kota dan sisi selatan Pulau Hong Kong.

Nah , alih-alih naik trem mendaki gunung, ada baiknya memilih berjalan di Morning Trail yang indah, yang dimulai di Hatton Road. Kendati kebanyakan pelancong cenderung menganggap The Peak tidak lain hanyalah zona komersial yang norak, jika mereka terus berjalan, pengunjung akan menemukan pemandangan alam yang sangat indah. Circle Walk adalah jalur termudah untuk diakses karena ada lingkaran di sekitar area komersial Peak. Jalur itu terlihat bergelombang di bawah pohon beringin yang merambat cukup tebal dan melewati beberapa air terjun. Bagian terbaiknya adalah pemandangan pelabuhan dan gedung pencakar langit Hong Kong berada di tengah panggung.

Pengunjung harus berjuang menaiki beberapa ratusan jalur menanjak karena Victoria Peak Garden tersembunyi dari keramaian di lokasi bekas rumah musim panas gubernur. Tempat ini dapat dicapai melalui tangga batu dari Mount Austin Road, tepat di seberang Mount Austin Playground. Di puncak tangga dan melalui pepohonan, pengorbanan Anda akan terbayar. Sebuah ruang hijau yang subur terbuka menghadap ke sebuah taman rahasia.

Berburu Wisata Kuliner

The Peak memang tidak dikenal sebagai pusat kreativitas kuliner, tetapi ada beberapa tempat makan yang patut dicoba di sana. Misalkan, The Peak Lookout Restaurant yang memiliki sejarah paling banyak. Restoran ini pertama kali dibangun pada 1901, lalu dibuka pada 1947 sebagai Peak Cafe, kemudian berkembang menjadi Peak Lookout. Saat ini restoran tersebut adalah rumah bagi teras luar ruangan yang luas dengan pemandangan sisi selatan Hong Kong, dengan interior kayu, foto bersejarah, dan menu internasional, mulai tiram hingga quesadillas . Tetapi jika ingin sesuatu yang cepat, Wildfire Pizzabar & Grill adalah jawabannya.

Tempat ini menyajikan piza yang enak serta makanan laut risotto dan daging panggang. Tidak lupa pemandangan kota yang sangat indah. Sementara itu, masakan Hong Kong tradisional dapat ditemukan di Restoran Hong Kong Day. Ini adalah restoran retro cha chaan teng, mulai populer pada 1950-an yang menyajikan makanan klasik, seperti teh susu Hong Kong, Sprite lemon asin, dan roti panggang Hong Kong French (dua potong roti mentega, lapisan selai kacang di tengah dan sirup berwarna emas di atasnya). Ada juga Lu Feng yang mencoba menyambungkan Hong Kong kuno dengan interior penuh warisan kuno. Restoran ini menyajikan dim sum sepanjang hari.

Susi susanti