Edisi 13-09-2017
Gen Posting Ajak Generasi Muda Bijak Gunakan Media Sosial


MEDAN – Generasi muda menjadi ujung tombak penangkal bertebarannya konten- konten negatif di era digital saat ini.

Dengan perilaku bijak, mereka akan berkontribusi besar memutus masifnya peredaran berita-berita hoax, fitnah, atau ujaran kebencian. “Generasi muda kita harapkan bisa memanfaatkan media sosial dengan baik. Caranya menyebarkan konten-konten positif dan tidak mempercayai isu ataupun informasi yang berupa hoax maupun ujaran kebencian,” ujar Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Henry Subiakto dalam acara Gen Posting (generasi positive thinking) di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, kemarin.

Henry menekankan, masyarakat harus berhati-hati terutama dalam menyikapi era digital. Internet tidak hanya menyita sebagian besar waktu, tetapi juga melahirkan banjir informasi. Tanpa filterisasi, orang akan larut bahkan menjadi penyebar konten negatif. Padahal konten-konten buruk itu bisa merusak kehidupan.

Karena itu, dia berharap pelaksanaan Gen Posting menjadi gerakan literasi dan berpikir positif yang berkesinambungan. “Untuk menghadang hoax ini harus diproduksi konten positif, mengembalikan kebinekaan Indonesia karena Indonesia itu nyaman dengan keberagaman,” ujarnya.

Gen Posting menjadi gerakan kampanye penyiaran konten-konten positif yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Majalah Sindo Weekly dan London School of Public Relations (LSPR).

Di USU kemarin, Gen Posting menyuguhkan workshop photography and creative writing. Workshop juga menghadirkan dua pembicara, yakni Redaktur Pelaksana KORAN SINDO Hanna Farhana serta Dosen Photographic Communication dan Asisten Dekan Campus C LSPR Isdananto Oktianur.

Ambassador Gen Posting dan Social Media Influencer Reza Pahlevi, mengaku telah memanfaatkan media sosial dengan konten-konten kreatif yang menghasilkan banyak keuntungan. Sementara Head of Marcomm Sindo WeeklyAdityo mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi tren perilaku negatif di media sosial.

“Workshop ini kami gelar untuk membantu pemerintah menyosialisasikan konten positif dalam bermedia sosial. Di sini kita sharing bagaimana mengambil foto dan menulis konten yang baik di media sosial,” kata Adityo.

lia anggia nasution


Berita Lainnya...