Edisi 13-09-2017
Partai Perindo Paling Disukai dan Terpopuler


JAKARTA– Keberadaan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) makin mendapat tempat di hati rakyat. Meski partai ini baru menuju usia ketiga tahun pada 8 Oktober mendatang, Perindo semakin dikenal dan disukai masyarakat.

Hal itu tergambar dari hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dilakukan pada 23-30 Agustus 2017. Pada survei yang melibatkan 1.000 responden berusia 17 tahun ke atas yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia itu, partai yang dipimpin Hary Tanoesoedibjo (HT) ini meraih tingkat keterkenalan tertinggi dibanding partai baru lainnya, yakni 70,7%, sementara tingkat kesukaan masyarakat mencapai 54%.

Tingkat keterkenalan dan kesukaan masyarakat kepada Perindo ini jauh di atas partai pendatang baru lainnya, antara lain Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang memiliki tingkat keterkenalan 46,4% dan tingkat kesukaan 15,3%, Partai Islam Damai Aman (Idaman) dengan tingkat keterkenalan 45,9% dan tingkat kesukaan 20,5%.

Merespons hasil survei ini, DPP Perindo menyatakan mengapresiasi. Simpati dari masyarakat tersebut dinilai sebagai bukti bahwa selama ini kader dan pengurus partai bekerja untuk rakyat. Selanjutnya, Perindo akan menjadikan hasil survei tersebut sebagai motivasi untuk terus bekerja dalam melayani masyarakat demi mewujudkan visi Indonesia sejahtera.

Peneliti CSIS Bidang Departemen Politik dan Hubungan Internasional Arya Fernandes mengakui, dibandingkan partai baru lainnya, Perindo dianggap cukup sukses dalam mengenalkan diri dan membuatnya disukai masyarakat. ”Lumrahnya begitu, partai baru ini, menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi mereka untuk meningkatkan pengenalan, misalnya bagi PSI dan Idaman,” kata Arya saat memaparkan hasil surveinya di Jakarta kemarin.

Arya mengakui tingkat popularitas dan kesukaan paling besar masih dipegang oleh partai-partai lama yang telah menjadi peserta pemilu sebelumnya. Dia mencontohkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memiliki tingkat keterkenalan sebesar 94,3% dan 70,7% kesukaan, Golkar dengan keterkenalan 95,2% dan 67,4% kesukaan.

Selain mengukur tingkat keterkenalan dan kesukaan, survei CSIS juga mengukur tingkat elektabilitas sejumlah partai baru. Perindo memperoleh 2,2%, berada di atas Partai Hanura 1,5%, Partai Idaman 0,6%, dan PBB 0,3%. Perolehan Perindo mendekati partai lama yang sudah eksis seperti PPP 2,3% serta PAN 2,9%.

Penarikan sampel pada survei ini dilakukan secara acak (probability sampling), menggunakan multistage random sampling dengan margin error +/- 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%. Arya juga menyarankan agar partai baru mulai menentukan target pemilih yang akan direbut. Apabila sasaran yang ingin didekati adalah generasi muda yang dekat dengan teknologi maka harus dipikirkan jumlah dan keberadaan mereka.

”Karena kalau dilihat dari struktur pemilih kita orang-orang yang terkoneksi dengan internet hanya 30%, dan ada di perkotaan, pendidikan dan pendapatannya lebih baik,” kata Arya. Sementara itu, struktur pemilih terbanyak berada di perdesaan dengan tingkat pendidikan dan pendapatan yang rendah.

Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq mengapresiasi hasil survei CSIS yang menempatkan partainya sebagai pendatang baru yang paling dikenal dan paling disukai. Menurut dia, pencapaian ini tidak lepas dari simpati dan empati masyarakat akan kesungguhan partainya mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera. ”Kami berterima kasih.

Dengan capaian survei tersebut menunjukkan Perindo diterima masyarakat dan telah bekerja sehingga mendapat apresiasi positif,” kata Rofiq saat dihubungi kemarin. Menurut Rofiq, hasil survei CSIS ini juga akan menjadi motivasi bagi partainya untuk bekerja lebih maksimal, terlebih dalam waktu dekat Perindo akan mengikuti proses verifikasi sebagai calon peserta Pemilu 2019.

”Kami akan jadikan ini sebagai semangat kolektif dari seluruh pengurus untuk meningkatkan lebih besar lagi keterpilihan partai di mata masyarakat,” kata Rofiq. Rofiq juga meyakini lolosnya Perindo sebagai peserta Pemilu 2019 nanti akan membayar kepercayaan yang diberikan masyarakat selama ini.

Dengan lolos sebagai peserta pemilu, juga akan menjadi jalan bagi partai ini agar lebih bermanfaat bagi bangsa. ”Kami percaya dan masih ada waktu untuk menambah dukungan dan meyakinkan masyarakat agar berbondongbondong memberi dukungan kepada Perindo,” ujarnya.

dian ramdhani