Edisi 13-09-2017
Hina Ibu Negara di Medsos, Mahasiswa Diringkus


BANDUNG– DodikIhwanto, 20, warga Jalan Jepang, Kecamatan Alang Alang Lebar, Kota Palembang, diringkus anggota Satreskrim Polrestabes Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Mahasiswa sebuahperguruantinggi diPalembang ini merupakan pemilik akun Instagram, @warga_ biasa, yang mengunggah meme dan katakata hinaan kepada Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi). Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana mengatakan, penangkapan tersangka Dodik terkait dengan unggahan di Instagram yang berisi kata-kata penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Ibu Negara.

Dodik saat ditangkap sedang berada di rumahnya di Palembang dan tak melakukan perlawanan. Dodik mengakui akun Instagram@ warga_- biasa merupakan miliknya. Setelah kasus hinaan terhadap Iriana Jokowi heboh di media sosial, Dodik menutup akun@warga_biasa. “Tersangka mengaku benci kepada rezim saat ini.

Di akun @warga_biasa juga terdapat meme foto Iriana dan Presiden Jokowi dengan kata-katayangtidakpantas,” ujar YorisdiMapolrestabesBandung, kemarin. Selain tersangka Dodik, tutur Yoris, anggota juga mengamankan dua bendera organisasi kemasyarakatan (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dibekukan pemerintah.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengemukakan, kasus ini mengemuka beberapa waktu silam saat seorang pengguna media sosial dengan akun @warga_biasa mengunggah foto Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Kamis 7 September 2017 sekitar pukul 10.00 WIB.

Barang bukti yang diamankan dua ponsel berikut simcard, dua bendera HTI, dan gantungan kunci berlambang salah satu ormas. Tersangka mengakui bahwa unggahan itu dilakukan seorang diri, tidak terkait dengan jaringan atau kelompok tertentu.

Tersangka Dodik dijerat Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.

agus warsudi

Berita Lainnya...