Edisi 13-09-2017
DIY Gelar Sayembara Penanda Keistimewaan


YOGYAKARTA – Pemprov DIY terus berusaha mem-branding diri untuk meneguhkan diri sebagai daerah istimewa.

Dalam waktu dekat ini, Pemprov akan menggelar sayembara desain kawasan terpadu penanda keistimewaan. Kawasan terpadu penanda keistimewaan ini direncanakan dibangun di kawasan Perbukitan, Parangtritis, Bantul. Lokasi ini juga dekat dengan ruas Parangtritis–Girijati atau kelok 18 yang segera dibangun.

“Ini untuk melengkapi penanda-penanda di sumbu imajiner. Terlebih di kawasan selatan belum ada, di utara ada Gunung Merapi, Keratin, kemudian di selatan kan belum ada,” terang Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta kemarin. Pembangunan kawasan penanda istimewa ini akan dilakukan melalui mekanisme multiyears lantaran membutuhkan anggaran yang sangat besar.

Jangka waktunya pun berkisar antara 5- 10 tahun. Menurut Aris, pembangunan kawasan terpadu penanda keistimewaan ini dalam rangka mewujudkan visi-misi gubernur terkait pengembangan kawasan pantai selatan Yogyakarta sebagai halaman muka DIY.

Kawasan terpadu ini direncanakan akan berada di atas kelok 18 Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). “Hadiah sayembara seluruhnya Rp120 juta, ” tambahnya. Pengumpulan desain sayembara akan dilakukan mulai 12 September hingga 7 November 2017.

Sementara itu, Asisten Keistimewaan Setda DIY Didik Purwadi mengatakan kawasan terpadu di Parangtritis ini diharapkan bisa menjadi semacam penanda atau tetenger tentang keistimewaan DIY. Penanda ini bukan sekadar gapura atau titik, melainkan sebuah bangunan yang terintegrasi dalam suatu kawasan.

ainun najib






Berita Lainnya...