Edisi 13-09-2017
Eriksen Ungkap Perbedaan Timnya di Liga Champions Musim Ini


LONDON– Tottenham Hotspur akan kembali memasuki kancah Liga Champ ions musim ini. Musim lalu, The Lilywhites tak mampu melewati fase grup.

Kala itu, berada di Grup F bersama AS Monaco, Bayer Leverkusen, dan CSKA Moscow, mereka hanya bisa finis di peringkat 3. Kini, klub London Utara itu kembali berada di Grup H yang juga bak neraka karena dihuni juara bertahan Real Madrid, wakil Jerman Borussia Dortmund, dan klub Siprus APOEL. Meski berat, Tottenham tak mau kekecewaan musim lalu terulang.

Perjuangan mereka akan dimulai saat menjamu Dortmund di Wembley dini hari nanti. PlaymakerTottenham Christian Eriksen yakin kali ini skuad mereka akan lebih solid. Dia menjelaskan, timnya kali ini lebih siap secara mental untuk bermain di Liga Champions dan secara taktik mereka juga sudah semakin matang karena tak banyak berubah.

“Kami berada di situasi berbeda dan kami sedikit lebih dewasa. Kami tahu bagaimana rasanya tahun lalu sehingga tahu apa yang harus diubah dan apa yang harus dipertahankan,” ujarnya, kepada Evening Standard. Meski mereka merekrut beberapa nama seperti Davinson Sanchez, Paulo Gazzaniga, Juan Foyth, Serge Aurier, dan Fernando Llorente, tim utama Tottenham tak banyak yang berubah musim ini.

Hal ini membuat The Lilywhites tak perlu lama menunggu proses adaptasi. “Saya pikir secara taktik kami tak banyak berubah. Secara mental saja yang berubah jadi lebih baik,” ujar Eriksen. Sejak 2010/2011, Tottenham belum pernah menembus fase knock-out Liga Champions. Harapannya, Eriksen dkk bisa memutus kutukan itu musim ini.

Di level Liga Primer, mereka mampu menembus barisan elite di empat besar dalam dua musim terakhir. Kini, mereka berambisi memperbaiki tradisi mereka di kancah Eropa. Modal positif pun bisa dibawa jelang laga kontra Dortmund. Setelah dua kali tanpa kemenangan karena kalah 1-2 dari Chelsea dan imbang 1-1 melawan Burnley, Tottenham sukses menang 3-0 di Goodison Park, kandang Everton, pada pekan keempat Liga Primer, Sabtu (9/9).

abdul haris