Edisi 13-09-2017
Anthony Joshua Ingin Kubrat Pulev KO Lebih Cepat


CARDIFF– Juara kelas berat WBA (super), IBF, dan IBO Anthony Joshua ingin duel kontra Kubrat Pulev di Millenium Stadium, Cardiff, Wales, 28 Oktober mendatang, berlangsung cepat.

Petinju Inggris tersebut menargetkan Pulev knock out(KO) pada ronde awal. ”Ini adalah tinju kelas berat. Anda harus menjatuhkan seseorang. Ini menunjukkan bahwa waktu Anda sangat bagus. Tidak ada yang datang ke pertandingan tinju untuk menyaksikan duel berlangsung 12 ronde, itu akan membosankan.

Saya akan menghadirkan pertandingan cepat karena saya harus sesegera mungkin menjatuhkan Pulev,” ujar Joshua, dilansir The Guardians. Menurut dia, Pulev tidak boleh diberi waktu lama bertahan di atas ring. Sebab Kobrata, julukan Pulev, akan berkembang jika dia mendapatkan ruang untuk bergerak.

Sebagai petinju senior yang berusia 36 tahun, Joshua menganggap Pulev punya pengalaman lebih baik. ”Saya tidak bisa menganggapnya enteng. Pulev adalah petarung hebat seperti Tyson, Foreman, Holyfield. Saya harus mendengarkan nasihat banyak orang, termasuk dari petinju lain. Saya akan menampung semua saran yang mereka berikan,” tutur Joshua.

Sejauh ini Joshua memang luar biasa. Dari 19 duel yang sudah dia lakoni, semuanya dimenangkan dengan KO. Petinju berusia 27 tahun ini lebih diunggulkan daripada Pulev. ”Orang mengatakan bawah dia (Pulev) tangguh. Tapi Anda bisa menjatuhkannya, maka itu akan menambah nilai. Makanya saya harus menjatuhkan Pulev, karena fansakan senang melihat itu,” kata Joshua.

Sementara itu, Pulev seusai kunjungan pertamanya ke Cardiff mengatakan, telah melihat kelemahan Joshua. Dari hasil pengamatannya terhadap video pertandingan Joshua kontra Klitschko, ada celah untuk menjatuhkan Joshua. ”Tidak ada lawan yang tidak terkalahkan.

Dia (Joshua) memiliki kelemahan, dan dia masih memiliki kelemahan itu,” ujar Pulev. Soal stamina Joshua yang jauh lebih bagus darinya, Pulev tidak terlalu mempermasalahkan itu. Menurut dia, mengatasi masalah tersebut hanyalah soal teknis. ”Saya pikir kesalahan Klitschko adalah dia tidak siap untuk mengambil risiko untuk memenangkan pertarungan.

Saya tidak akan membuat kesalahan itu,” tandasnya. Pulev menegaskan, pengalamannya di atas ring membuat dia tidak cemas apalagi takut menghadapi Joshua. ”Dia memiliki karier bagus, tapi dia belum berpengalaman seperti saya. Saya mulai bertinju saat berusia 12 tahun. Saya berlatih di ring dan juga di jalanan, itu yang tidak Joshua miliki,” pungkasnya.

sazili mustofa