Edisi 13-09-2017
Dominasi Spanyol


NEW YORK– Dua petenis Spanyol Rafael Nadal dan Garbine Muguruza menjadi petenis pertama dari negara yang sama memuncaki peringkat ATP dan WTA di waktu yang sama.

Meski Muguruza hanya mencapai babak keempat Amerika Serikat (AS) Terbuka 2017 seusai kalah dari Petra Kvitova, hasil itu sudah cukup membuatnya menempati peringkat 1 dunia. Pasalnya, petenis Republik Ceko Karolina Pliskova yang berada di posisi teratas kalah di perempat final dari petenis tuan rumah Coco Vandeweghe.

Dengan begitu, Muguruza menjadi petenis putri Spanyol kedua yang sukses menempati peringkat 1 dunia setelah Aranxta Sanchez yang mendapatkannya pada 6 Februari 1995. Bagi Muguruza, keberhasilan itu setelah tampil luar biasa di sepanjang tahun ini. Selain merebut gelar juara Wimbledon, dia juga berhasil meraih gelar Cincinnati Masters.

Muguruza pantas bangga dengan pencapaiannya itu. Pasalnya, selama bertarung di AS Terbuka 2017 musim ini dia harus bersaing dengan delapan petenis putri lainnya dalam memperebutkan posisi puncak. Namun, petenis berusia 23 tahun itu beruntung karena para petenis favorit tak ada yang mencapai babak empat besar.

“Motivasi saya hanya untuk bisa menjadi petenis yang bermain dengan bagus dan datang ke grand slam menjadi ancaman untuk lawan. Peringkat hanya bersifat sementara,” kata Muguruza, dilansir ESPN. “Saya tidak tahu bagaimana rasanya menjadi nomor satu. Semoga saya bisa menjalaninya dan kemudian saya akan membandingkannya.

Tapi, untuk saat ini saya lebih memenangkan grand slam dibandingkan nomor satu,” sambungnya. Sementara itu, Nadal sudah lebih dulu menempati peringkat 1 dunia untuk pertama kali sejak 2014 ketika Roger Federer mundur dari Cincinnati pada Agustus lalu. Pencapaian itu memang sudah terlihat dengan konsistensi permainannya di atas lapangan.

Sepanjang musim ini, dia mampu mencapai final di tiga ajang grand slam, termasuk merebut dua gelar di Prancis Terbuka dan AS Terbuka. Meski begitu, Nadal bukanlah satusatunya petenis Spanyol yang pertama bisa menyandang status peringkat 1 dunia. Sebelumnya, Carlos Moya dan Juan Carlos Ferrero adalah dua petenis putra Spanyol lainnya yang pernah bertengger di peringkat 1 dunia.

Moya pernah berada di posisi puncak pada periode 15–28 Maret 1999. Sementara Ferrero berada di posisi puncak pada 8 September 2003. “Gelar AS Terbuka ini sangat berarti bagi saya. Tidak ada cara yang lebih baik untuk mengakhiri musim grand slam bagi saya setelah musim yang sangat emosional dari berbagai aspek. Sulit membayangkan saat delapan bulan lalu bahwa kami akan memenangkan dua gelar grand slam,” ungkap Nadal.

Yang jelas, Nadal dan Muguruza menjadi dua petenis pertama dari negara yang sama yang berhasil memuncaki peringkat ATP dan WTA di waktu yang sama sejak Andre Agassi dan Serena Williams pada 2003. Dalam sejarah tenis, duduknya dua petenis Spanyol di posisi puncak ATP dan WTA pada waktu yang sama adalah hal yang baru pertama kali terjadi.

raikhul amar