Edisi 13-09-2017
Ederson Bisa Bela Man City


ROTTERDAM– Mendapatkan luka yang cukup serius di wajahnya tidak membuat nyali penjaga gawang Manchester City (Man City) Ederson Moraes ciut.

Kerja kerasnya untuk pulih membuat The Citizensterkesan. Kondisi Ederson terus membaik setelah insiden terkena tendangan Sadio Mane saat Man City berhadapan dengan Liverpool pada lanjutan Liga Primer, Sabtu (9/9). Sebelumnya, pihak klub diliputi kekhawatiran. Kecemasan perlahan sirna seusai menjalani pemeriksaan di rumah sakit, Ederson hanya mendapatkan beberapa jahitan di pipi kiri.

Dia tidak mengalami gegar otak ataupun patah rahang. Mantan penjaga gawang Ribeirao, Rio Ave, dan Benfica tersebut bahkan kembali ke Etihad Stadion menyaksikan rekan-rekannya membantai Liverpool 5-0 dan terlihat jalanjalan di Kota Manchester bersama keluarganya pada malam hari.

Ederson sudah mengikuti sesi latihan Man City dengan menggunakan helm pelindung, Senin (11/9). Tim dokter memberikan lampu hijau bahwa dia kemungkinan besar bisa diturunkan Pelatih Man City Pep Guardiola saat bertandang ke De Kuip, markas Feyenoord Rotterdam, pada laga perdana penyisihan Grup F Liga Champions, dini hari nanti.

Performa penjaga gawang bernilai 34,7 juta poundsterling (Rp608 miliar) tersebut terbilang sangat baik. Dari empat pertandingan terakhir Liga Primer, Ederson membawa Man City meraih tiga kemenangan dan satu imbang. Gawang The Citizensbaru kebobolan dua gol. Kehadiran Ederson diharapkan membuat lini pertahanan Man City tetap solid.

Maklum, bek andalan sekaligus kapten tim Vincent Kompany dipastikan tidak ikut ke Belanda karena mengalami cedera betis. Guardiola akan mengandalkan Danilo yang tampil cemerlang saat melawan Liverpool. Guardiola menilai bek berusia 26 tahun tersebut sebagai pemain serbabisa dan fleksibilitasnya akan sangat berguna bagi Man City musim ini.

Danilo, menurut Guardiola, bisa bermain di tiga posisi berbeda, yakni bek tengah, kanan, dan kiri bahkan bisa berperan sebagai gelandang bertahan. “Danilo terbiasa dengan tekanan karena telah memperkuat klub-klub besar seperti FC Porto dan Real Madrid. Dari sana mentalitasnya terbentuk,” kata Guardiola, dilansir Telegraph Di kubu lawan, Feyenoord juga sedang berada dalam bentuk terbaik.

Pasukan Giovanni van Bronckhorst memuncaki singgasana klasemen sementara Eredivisie. Hal itu membuat gelandang Steven Berghuis begitu percaya diri. “Ketika Anda bermain di De Kuip, tidak ada yang mustahil,” tandasnya.

alimansyah