Edisi 13-09-2017
Penyakit Madrid


MADRID– Reputasi Real Madrid sebagai juara bertahan Liga Champions akan diuji. Difavoritkan dapat meraih hasil bagus pada laga perdana kontra APOEL FC di Santiago Bernabeu, dini hari nanti, Los Blancos dihantui permasalahan nonteknis.

Primera Liga, Madrid seakan kesulitan menemukan ritme terbaik. Mereka pun harus puas menuai dua hasil imbangmelawan Valencia, 2-2 dan 1-1 saat menjamu Levante, Sabtu (9/9). Situasi tersebut tak diabaikan Pelatih Madrid Zinedine Zidane. Dia menilai para pemainnya masih merasakan euforia musim lalu.

Menurut dia, kesuksesan Madrid meraih gelar Primera Liga dan Liga Champions membuat timnya dibanjiri pujian dan sanjungan. Semua pujian tersebut justru berimbas negatif pada mental timnya. Pemain merasa di atas angin sehingga gagal menunjukkan performa terbaik.

”Anda harus tetap membumi. Kami tidak mampu meraih hasil maksimal akhir-akhir ini karena kami bermain terlalu percaya diri,” kata Zidane, dilansir Marca. Keadaan kian runyam karena produktivitas lini depan Madrid mandul. Minus Cristiano Ronaldo (CR7) yang menjalani sanksi lima pertandingan membuat Madrid kehilangan penyelsaian akhir.

Karim Benzema yang diturunkan sebagai starter melawan Levante tidak mampu berbuat banyak. Penyerang asal Prancis itu bahkan hanya bermain selama 28 menit karena mengalami cedera otot. Sementara Gareth Bale yang masuk sebagai pengganti juga gagal mencetak gol. Dia terlihat kesulitan ketika ditempatkan sebagai penyerang tengah.

Banyak yang menganggap dijualnya Alvaro Morata ke Chelsea pada bursa transfer musim panas memberikan dampak besar. Namun, Zidane lebih fokus pada skuad yang dimilikinya saat ini. Dia bertekad menemukan solusi terbaik agar penyerang-penyerang utamanya kembali tajam. Zidane mengindikasikan laga melawan APOEL menjadi momentum kebangkitan Madrid.

”Kami harus lebih efektif di depan gawang. Tetapi, kami tidak khawatir dan rotasi di dalam tim terus berlanjut. Kami harus mencari jalan keluar dengan kekuatan yang ada saat ini. Karim (Benzema) sedikit meragukan dan semoga cederanya tidak serius. Namun, Cristiano akan bermain melawan APOEL,” paparnya. Besarnya harapan Zidane terhadap CR7bukan tanpa alasan.

Terlebih, mantan pemain Sporting Lisbon dan Manchester United (MU) itu merupakan bomber tersubur pada Liga Champions sejauh ini dengan 105 gol dari 140 penampilan. Kans Madrid mendulang hasil bagus atas APOEL sangat besar.

Pada pertemuan pertama babak perempat final Liga Champions musim 2011/2012, Los Blancos meraih kemenangan 3-0 pada leg pertama dan 5-3 pada pertemuan kedua (agregat 7-2). Marcelo dkk didukung statistik lain. Madrid memiliki rekor apik kala menghadapi klub asal Siprus.

Mereka menorehkan 6 kemenangan, mencetak 34 gol, dan hanya kemasukan 3 gol. Stadion kebanggaan Santiago Bernabeu pun turut memberikan tuahnya. Hingga saat ini Madrid belum terkalahkan pada laga kandang fase grup Liga Champions (20 menang dan 2 imbang) selama delapan tahun atau sejak takluk 2-3 dari AC Milan, 21 Oktober 2009.

alimansyah