Edisi 13-09-2017
Muda, Kaya, Dan Bersahaja


SUKSES menelurkan beberapa album dengan penjualan yang fantastis, Ed Sheeran berhasil mencetak rekor di industri musik dan membawa industri musik Inggris pada kejayaannya.

Namanya disejajarkan dengan penyanyi fenomenal Adele.Tingginya penjualan album Ed Sheeran telah mendongkrak ekspor musik asal negeri Ratu Victoria. Selain Ed Sheeran, musisi papan atas lainnya, seperti Adele dan David Bowie, juga turut andil dalam mencetak rekor ini.

Tidak main-main, kontribusi penjualan album tersebut bahkan menembus angka nyaris Rp76 miliar terhadap pendapatan luar negeri Inggris sejak 2000. British Phonographic Industry (BPI), perkumpulan dagang industri rekaman Britania, melaporkan, pada dekade terakhir, pendapatan internasional naik 72%, dengan ekspor musik pada 2016 naik 11% dan menyumbang total pendapatan Rp 6 triliun.

Ini adalah pendapatan terbesar sejak BPI melakukan survei tahunannya. Pertumbuhan ini jelas merefleksikan kejayaan industri musik Inggris. “Musik yang diciptakan musisi brilian Inggris, seperti Ed Sheeran, Adele, Coldplay, distreamingdan dibeli di seluruh dunia sehingga membuat pemasukan Inggris bertambah,” ujar Kepala BPI Executive Geoff Taylor.

Tidak dimungkiri, pemuda kelahiran Halifax, Inggris, 17 Februari 1991 ini adalah musisi pemecah rekor terbaru dunia yang dicintai jutaan penggemarnya. Penyanyi sekaligus penulis lagu ini ditaksir memiliki kekayaan Rp641 miliar. Pemilik nama lengkap Edward Christopher Sheeran ini memang acap kali disandingkan dengan Adele.

Sebab, memang hanya Ed satu-satunya penyanyi yang dapat menyemai kedudukan Adele dalam kurun 10 tahun terakhir ini. Ed menerobos pasar musik pada Juni 2011 ketika singledebut The A Teammeraih peringkat nomor tiga di tangga lagu Inggris. Pemuda 26 tahun itu sangat produktif. Dia telah menelurkan tiga buah album sejak 2011, belum lagi sederet singleyang berhasil mencetak hits.

Album terakhirnya, “Divide” (÷), terjual lebih banyak dari album lainnya pada 2016, yakni 232.000 kopi lebih pada hari pertama diluncurkan. Kesuksesan ini berimbas pada bertambahnya pundi-pundi uang Ed yang mencapai angka Rp 641 miliar. Hanya Adele yang mampu menjual rekaman lebih banyak daripada Ed dalam jangka 10 tahun ini.

Ketiga albumnya, “÷”, “x”, dan “+”, masuk dalam jajaran Top10 Hits. Album “÷” (Divide) bahkan masuk Top 20 pada Maret tahun ini. Ed telah berkolaborasi dengan berbagai penyanyi sepanjang kariernya, mulai Taylor Swift sampai Queen Bey yang ikonik. Thinking Out Loudyang dinyanyikannya tidak bergeser dari posisi pertama selama hampir lima bulan.

Singleini menjadi single pertama dengan peringkat tersebut yang pernah ada dalam jajaran Top 40, disusul debut single-nya yang lain, The A Teamdan Shape of You. Tepatnya pada Januari 2017, lagu besutan Ed berhasil menduduki posisi pertama di tangga lagu Billboard Hot 100 dengan singleShape of You.

Selamat Tinggal Twitter

Pria yang mempunyai 60 tato di tubuhnya dan menghabiskan 40 jam di kursi tato ini mengaku meninggalkan Twittermenyusul komentar kejam hatters yang sukses melemahkan mentalnya. Kepada The Sun,dia mengatakan, “Saya sudah tidak memakai Twittersama sekali. Saya tidak lagi membacanya. Sebelumnya saya aktif di Twitter,tapi ternyata hanya berisi orang-orang yang berkata buruk,” ungkapnya.

Ed tidak menampik, komentar buruk hattersdapat merusak harinya. Akhirnya dia memutuskan mengucapkan selamat tinggal pada sosial media tersebut. “Saya jadi bertanya-tanya, kenapa orang sangat membenci saya,” ujarnya. Penggemar tato ini memiliki beberapa gambar di tubuhnya, seperti gambar bibir Rolling Stones, logo sekolahnya dahulu, dan karakter singa di tengah dadanya.

Publik juga dibuat penasaran dengan siapa kekasih penyanyi ini. Diisukan dengan beberapa penyanyi, seperti Taylor Swift yang sempat berkolaborasi dengannya dalam lagu Everything Has Changeddan Ellie Goulding, Ed akhirnya menambatkan hatinya pada bintang hockey,Cherry, yang sengaja pindah dari Amerika Serikat ke Inggris hanya agar berdekatan dengan Ed.

sri noviarni