Edisi 13-09-2017
Fashionable Dengan Ikat Pinggang


BUKAN hanya mengencangkan paduan celana agar sesuai bentuk pinggang, kini belt (ikat pinggang/ sabuk) justru menjadi item aksesori brilian untuk menyempurnakan busana yang digunakan.

Bahkan, beberapa label dunia mengekspresikan penggunaan ikat pinggang dengan gaya yang lebih baru dan segar. Dilansir Telegraph, penggunaan ikat pinggang bisa membuat seseorang lebih nyaman untuk mengendalikan diri. Sentuhan sabuk pada pinggang akan mengeluarkan karakter berbeda dari busana yang dikenakan.

Karakter yang dikeluarkan pun sesuai bentuk sabuknya, mulai yang kecil, besar, maupun berwarna hitam, cokelat, atau metalik. Seiring perkembangan fashion, aksesori sabuk pun hadir sebagai pencuri perhatian pada bagian tengah dan bisa dikatakan titik fokus aksesori dibandingkan item lainnya. Beberapa model sabuk pun terlihat di sepanjang fashion week, seperti gaya korset lebar yang diusung Alexander McQueen dan Balmain hingga versi ultrathin milik Chnale dan Miu Miu.

Apa pun modelnya, sabuk telah menghidupkan kembali gaya fashion yang chic. Miu Miu kali ini hadir dengan sabuk hitam berukuran normal dengan kepala bulat yang dicampur putih bertakhtakan batu permata. Bahkan, pemilihan belt yang lebih skinny dan simpel seperti anyaman terlihat manis di pinggang jika dikenakan dengan dress.

Chanel sendiri mengambil tempat gaya bersabuk dengan warna-warni metaliknya. Dilansir WWD, sabuk Chanel dengan ukuran normal terlihat dalam empat pilihan warna metalik, yakni biru, kuning, hijau, dan merah. Tanpa menghilangkan lambang Chanel, di sabuknya kali ini, lambang tersebut dibuat saling bergandengan hingga membentuk bulatan yang dihiasi batu permata.

Menghidupkan kembali sabuk bergaya lebar, salah satu karya Alexander McQueen terlihat dalam paduan kulit berwarna hitam dengan detail kepala gesper di depannya. Akses bulatan seperti bola kerincing yang menggantung pun terlihat mengelilingi sabuk. Untuk Balmain, masih dengan gaya korsetnya, terlihat sentuhan warna oranye dengan potongan sabuk yang terlihat menumpuk dan saling bersilangan.

Sebenarnya sabuk bergaya lebar bukanlah hal baru dalam aksesori. Namun, pemilihan sabuk yang terlihat seperti korset beberapa kali cukup mencolok di catwalk musim semi 2017. Kalau memperhatikan selebritas dunia di media sosial, gaya sabuk besar pun seakan sudah kembali menemukan tempatnya.

Tidak hanya menggunakan sabuk korset dengan satu lapis, ada pula penggunaan sabuk pinggang lebar yang berlapis. Masuk kembalinya gaya sabuk korset di panggung runway menjadi salah satu tren tahun ini. Paduan berbusana dengan sabuk pun terlihat dalam runway Balenciaga yang memasukkan belt bergaya lebar putih dengan kemeja bergaris biru putih.

Permainan kontras antara warna baju dan belt pun layak dilakukan, seperti menggunakan sabuk korset putih dengan dress denim. Seperti yang digunakan aktris Elizabeth Olsen ketika mengenakan pakaian Rosie Assoulin merah yang dipadukan sabuk biru di New York beberapa waktu lalu. Sabuk besar juga berhasil digunakan Aofie Valkier di London Fashion Week musim lalu.

Dia terlihat menggunakan busana gaun Preen dengan motif kotak hitam putih yang dipadukan sabuk korset renda. Gaya belt bukan hanya milik kaum hawa. Bagi pria, bisa dikatakan ikat pinggang tidak digunakan untuk mengencangkan celana, tetapi item wajib untuk menunjang penampilan agar terlihat lebih gagah.

Namun, berbeda ketika bergaya ke kantor yang mengharuskan mengenakan belt yang clean dan bertumpuk satu. Untuk hang out, pria bisa mencoba gaya baru bersabuk menggunakan dua ikat pinggang.

nurul adriyana