Edisi 20-09-2017
MNC Animation Kenalkan Kiko ke Murid- Murid TK


JAKARTA – MNC Animation mengenalkan tokoh kartun Kiko kepada puluhan muridmurid TK. Murid Kinder B TK Medina Islamic School melakukan kunjungan ke MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, mereka sangat antusias saat diajak menggambar Kiko. Chief Creative Officer (CCO) MNC Animation Seung Hyun Oh mengatakan, kegiatan ini untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan berbagai produk MNC Animation. Selain membuat Kiko, MNC Animation juga menjajaki kerja sama untuk pembuatan kartun animasi Zextome bersama Prancis, Korea, serta Amerika.

Terkait Kiko, dia menuturkan, tokoh kartun itu mengajarkan anak-anak untuk menjadi pemimpin dan setia kawan. “Makanya saya sarankan tontonlah Kiko, ini sangat baik,” ucapnya. Andra, 5, salah satu murid TK Medina Islamic School mengaku senang bisa mengenal dunia animasi. Melalui kunjungan singkatnya ke MNC Animation, dia lebih mengenal film kartun kegemarannya Kiko.

“Jadi membuat Kiko itu kupikir mudah, ternyata susah ya,” katanya. Kegiatan ini diikuti 63 anak lainnya. Mereka cukup terkesima dengan proses pembuatan animasi mulai dari menggambar di monitor komputer, membuat benda bergerak, hingga membuat dubbing. Kepala Medina Islamic School Lucky Suhartini berharap kerja sama dengan MNC Animation terus dilakukan sehingga membuat anak didiknya terus berkembang.

Di Madina, selain mengenalkan teori, kegiatan belajar mengajar ini juga merupakan praktik di luar sekolah. Beberapa lokasi pernah dikunjungi seperti kantor televisi lain, kantor polisi, museum, dan panti asuhan. Head of Business Development MNC Indonesia Suhendra Wijaya mengatakan, sejak dibukanya kunjungan dari sekolahsekolah ke MNC Animation, sudah ada puluhan sekolah yang berkunjung.

“Awalnya kami hanya ingin anak-anak SMA dan perguruan tinggi, tapi lamakelamaan anak-anak SD dan TK kemudian ikut dalam kegiatan ini,” ujarnya. Dalam pelajaran tersebut, MNC Animation membedakan pelatihan terhadap anak SD dan TK lebih pada pengenalan. Sementara, untuk anak SMP, SMA, dan perguruan tinggi lebih pada pelatihan dasar animasi.

yan yusuf