Edisi 20-09-2017
Inspirasi New York di Koleksi Coach


COACH memukau pentas mode dunia di New York Fashion Week , yang hadir dengan orisinalitas New York. Perancang Stuart Vevers merayakan warisan Amerika dan menggunakan New York sebagai titik tolaknya.

Stuart Vevers melanjutkan perayaan warisan Amerika yang dibuat dengan ide dan kreativitas lebih fresh . Untuk menghadirkan fashion show Spring 2018 yang mengundang decak kagum, Vevers bukan hanya memperhatikan detail rancangannya. Tapi juga tata panggung yang bekerja sama dengan Stefan Beckman untuk membuat set runway yang dipenuhi glitter berkilauan, kotak pesan, dan sebuah mobil antik yang berfungsi sebagai latar belakang. Dilansir dari WWD, terlihat potongan pokok seperti gaun Prairie, jaket Varsity dan jaket kulit mendapat perawatan istimewa yang menunjukkan sisi glamornya dengan manikmanik, satin dan renda, colorblocking , metallic embroideries dan burnished hardware.

Hadir pula jaket kulit yang dipengaruhi Barat, yang dipadu dengan kemeja koboi mutiara yang serasi. Ada pula kemeja Hawaii dalam warna gelap tampak pilihan yang lebih segar. Vevers pun mengukir kulit menjadi celana pas dan blazer. Sementara jins pria hadir dengan lonceng berpinggang tinggi dengan warna denim mentah. “Saya menggunakan kreativitas dan optimisme New York sebagai titik awal saya,” kata Vevers di belakang panggung sebelum pertunjukan. Sebenarnya bintang dari pertunjukan hari ini adalah potongan kain yang berbeda sama sekali, yang terinspirasi dari Keith Haring.

Seorang legendaris New York yang hebat dengan coretannya yang meninggalkan bekas tak terhapuskan dari kota pada awal tahun 80-an. Sang Creative Director Coach, Vevers, memang memiliki hubungan pribadi yang mendalam dengan Americana dan Haring, yang merupakan artis pop legendaris karena pendekatan demokratik untuk semua yang bergema di rumah Amerika ini. “Ini sangat emosional bagi saya, tapi nilai dan pekerjaannya juga terasa tepat bagi pelatih,” sambung Vevers.

Bekerja sama dengan Haring Foundation, perancang itu mengaplikasikan grafis dari arsip hasil beberapa karya terkenal artis tersebut di kaus, slinky slipdresses, dan tas.

(nurul adriyana)