Edisi 12-10-2017
Kebakaran di California Kian Memburuk


SANTA ROSA – Pemadam kebakaran terus berupaya mengendalikan si jago merah di wilayah California, kemarin, saat kondisi masih berangin dan kering.

Sedikitnya 17 orang tewas, 155 orang hilang, dan 2.000 rumah serta pertokoan hancur akibat kebakaran. Angin berkecepatan 80 km per jam dan kelembaban 10% kemarin dan hari ini tak menunjukkan kondisi akan membaik dalam beberapa hari mendatang.

Sebanyak 17 titik api memaksa 20.000 orang mengungsi ke lokasi yang lebih aman. “Potensi titik api baru semakin meningkat saat api terus berkobar dalam kondisi sekarang di sana,” ungkap juru bicara Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California Lynne Tolmachoff, kemarin, pada kantor berita Reuters.

Cuaca yang sempat kondusif dalam upaya pemadaman pada Selasa (10/10) lalu, mendorong para petugas pemadam bekerja lebih keras untuk bisa segera mengendalikan kebakaran. Hingga saat ini kebakaran telah menghancurkan lahan seluas 115.000 acre.

“Warga di Nevada dan Yuba di barat California dievakuasi, termasuk penduduk Sonoma dan Napa, tempat lebih dari 50.000 acre lahan terbakar,” ungkap Tolmachoff. Sebanyak 155 orang masih hilang di Sonoma County, meskipun 45 orang lainnya telah ditemukan.

Mereka yang hilang itu belum diketahui nasibnya karena situasi yang masih kacau saat proses evakuasi. Kota Santa Rosa mengalami kerusakan parah akibat kebakaran yang menghancurkan Hotel Hilton dan merusak lahan parkir.

Irene Fonzeca dan suaminya Luis terpaksa bermalam di pengungsian kemarin, setelah pasangan itu terbangun akibat suara kebakaran di dekat tempat tinggal mereka. Luis menceritakan suara pohon-pohon yang terbakar sangat mengerikan.

“Kami tidak tahu apa yang terjadi di sana atau bagaimana itu bisa terjadi,” kata Irene Fonzeca di luar tempat pengungsian sambil mengenakan masker hidung saat asap tebal menyelimuti pusat Kota Santa Rosa. Di tempat penampungan, emosi bercampur aduk.

“Orang menangis saling berpelukan. Ini menghancurkan,” ujar Fonzeca. Di Napa County, korban tewas termasuk Charles Rippey, 100, dan istrinya Sarah, 98, menurut data kantor kepolisian. “Pasangan itu telah menikah selama 75 tahun,” papar laporan CBS mengutip penjelasan putra mereka Mike Rippey.

“Dia berupaya beranjak dari kamarnya ke kamar Sarah. Dia tak pernah berhasil. Meski dia sampai ke kamar Sarah, dia tidak mampu membawanya keluar. Dan di sana tidak ada jalan yang bisa dia terobos,” ungkap Mike Rippey.

Kelompok bisnis Napa Valley Vintners menyatakan masih terlalu dini menilai dampak ekonomi akibat kebakaran tersebut. “Sedikitnya empat perkebunan wine mengalami kerugian total atau sangat besar dan ada sekitar sembilan perkebunan wine lainnya yang rusak,” ungkap pernyataan Napa Valley Vintners.

Gubernur California Jerry Brown mendeklarasikan keadaan darurat di beberapa wilayah kebakaran. “Di Orange County, California, kebakaran yang dijuluki Canyon Fire 2 menghancurkan 14 struktur bangunan dan merusak 22 struktur lainnya serta memaksa 5.000 orang mengungsi,” kata juru bicara badan pemadam kebakaran Thanh Nguyen.

syarifudin








Berita Lainnya...