Edisi 12-10-2017
Partai Golkar Tambah Jumlah Pengurus


JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar kemarin menggelar rapat pleno yang langsung dipimpin Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto setelah pulih dari sakit yang dideranya.

Namun Novanto bergegas meninggalkan lokasi sebelum rapat pleno ditutup tanpa diketahui alasannya. Rapat pleno yang digelar tertutup itu membahas sejumlah isu, termasuk revitalisasi kepengurusan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, dalam rapat pleno ketua umum menyampaikan kepada seluruh peserta tentang hasil pelaksanaan tugas atau mandat yang diberikan Rapimnas II Partai Golkar di Balikpapan tentang perlunya revitalisasi kepengurusan DPP Partai Golkar.

“Jadi perlu disampaikan bahwa revitalisasi kepengurusan DPP Golkar dilakukan ketua umum sebagai pelaksanaan tugas dan mandat yang diberikan oleh Rapimnas Partai Golkar yang dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur,” tandas Idrus di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, tadi malam.

Hasil revitalisasi kepengurusan partai, menurutnya, diputuskan untuk melakukan sejumlah pergantian dan menambah jumlah pengurus. Dari sebelumnya berjumlah 279 orang kini bertambah menjadi 301 orang.

“Tadi dari sekian banyak pergeseran dan penambahan, dari 279 pengurus, setelah dilakukan revitalisasi ada beberapa orang diganti, juga ada pergeseran sekaligus ada tambahan kader Partai Golkar yang menjadi pengurus.

Dari 279 menjadi 301 orang anggota rapat pleno DPP Golkar hasil revitalisasi,” ungkapnya. Salah satu nama yang direvitalisasi adalah Yorrys Raweyai. Yorrys yang sebelumnya menjabat sebagai korbid polhukam kini diganti Letjen TNI Purn Eko Wiratmoko.

“Saudara sekalian, di antara sekian banyak yang dilakukan pergantian, maka salah satudiantaranyatadisayasudah sampaikan Letjen TNI Purn Eko Wiratmoko jadi sekarang ketua korbid polhukam,” paparnya. Idrus mengatakan, ketua umum menyampaikan beberapa hal.

Pertama, mulai hari ini (kemarin) ketua umum kembali aktif memimpin partai. “Dan mengendalikan seluruh langkah operasional dan tentang juga pengambilan kebijakan dipimpin langsung ketua umum,” katanya.

Kedua, rapat pleno juga membahas berbagai agenda.

Di antaranya pengambilan keputusan tentang rangkaian kegiatan pelaksanaan HUT ke-53 Partai Golkar yang acara puncaknya dilaksanakan di Makassar. “Juga diambil kesepakatan tentang tim rekrutmen calon legislator dengan pembagian tugas yang ada,” paparnya.

Dalam rapat itu ketua umum juga menyampaikan soal pembentukan Badan Litbang Partai Golkar. Komjen Pol Purn Anang Iskandar dipercaya memimpin badan baru di tubuh partai berlambang pohon beringin ini.

“Sekaligus diberi tugas berkoordinasi bersama dengan sekjen dan ketua korbid kepartaian dan korbid kajian untuk mengambil langkah-langkah pembentukan Badan Litbang Golkar sekaligus melengkapi komposisi kepengurusannya,” ujar dia.

Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, rapat pleno kemarin merupakan tanda kembali aktifnya Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. Menurut dia, rapat pleno membahas tiga pokok penting, yakni persiapan HUT, rakernas, dan persiapan rekrutmen calon legislator Partai Golkar.

Sementara itu dari pantauan di lokasi, rapat pleno yang dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB itu dijaga ketat ratusan polisi mulai dari Sabhara hingga Brimob. Ratusan aparat kepolisian dengan peralatan lengkapnya terlihat berjaga di seluruh sudut kantor DPP.

Sejumlah kendaraan anti-huru-hara disiagakan mulai dari water cannon, barakuda hingga angkutan yang membawa kawat berduri. Setiap orang yang masuk di lingkungan Kantor DPP Partai Golkar dimintai tanda pengenal dan diperiksa secara ketat.

Begitu pun dengan area dalam DPP, di sana sejumlah polisi juga terlihat disiagakan. Kapolsek Palmerah Kompol Armunanto mengatakan, ada sekitar 500 personel polisi yang diturunkan untuk mengamankan jalannya rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar. “Itu gabungan dari Brimob, Sabhara, dan Reskrim,” ungkapnya.

mula akmal


Berita Lainnya...