Edisi 12-10-2017
Produser Hollywood Weinstein Terus Hadapi Tuduhan Baru


WASHINGTON – Jagat perfilm an Hollywood gempar. Salah satu produser terkenal, Harvey Weinstein, dituding melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah artis Holly wood yang pernah membintangi filmfilmnya.

Sejumlah artis ternama yang mengaku pernah mengalami pengalaman buruk dengan Weinstein adalah Angelina Jolie dan Gwyneth Paltrow.

Ulah tidak patut Weinstein ini terungkap setelah Selasa (10/10) waktu Amerika Serikat (AS), New Yorker menerbitkan laporan tuduhan pemerkosaan oleh Weinstein terhadap tiga wanita atau lima hari setelah New York Times menurunkan hasil investigasinya terhadap kelakuan cabul Wein stein, yang di antaranya ditudingkan oleh Ashley Judd dan Rose Mc Gowan.

Akibatnya, Weinstein pun kemudian dipecat oleh perusahaannya. Tindakan Weinstein membuatnya dibanjiri kecaman dari tokoh dan bintang kelas atas seperti Jennifer Lawrence, Merryl Streep, Kate Winslet, George Clooney, Angelina Jolie, dan Judi Dench. Aktor Leonardo DiCaprio ikut murka yang kemudian mengeluarkan kecaman setelah mengetahui dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Weinstein.

“Tak ada maaf untuk (pelaku) kekerasan seksual atau serangan seksual, tak peduli siapa dia dan apa profesi dia,” tulis sang aktor dalam Facebook, seperti dikutip laman Variety. “Saya menaruh hormat kepada kekuatan dan keberanian para wanita yang berani maju agar suara mereka didengar.“ DiCaprio membintangi beberapa film kelas atas yang diproduseri perusahaan Wein stein, termasuk Gangs of New York, The Aviator, danDjango Unchained.

Ditinggalkan sang Istri

Weinstein juga telah ditinggalkan istrinya, Georgina Chapman. Georgina menyatakan dia telah mengakhiri 10 tahun pernikahannya dengan sutradara tersebut. Georgina merupakan co-founder merek mewah Marchesa dan ibu dua anak dengan Weinstein.

“Hati saya hancur bagi semua wanita yang menderita sakit luar biasa karena aksiaksi yang tak dapat dimaafkan ini,” tegas Georgina. Dalam pernyataannya, Georgina yang mendirikan Marchesa bersama mitra desain Keren Craig pada 2004 menambahkan, “Saya telah memilih meninggalkan suami saya.

Me rawat anak-anak saya yang ma sih muda men jadi prioritas pertama saya.” Sebaliknya, Weinstein menjelaskan, dia memahami keingin an istrinya untuk berpisah. “Saya men dukung keputusannya, saya dalam konseling dan mungkin, saat saya lebih baik, kami dapat kembali lagi.

Selama pekan lalu, ada banyak luka bagi keluarga saya yang saya bertanggung jawab untuk itu,” ungkap Weinstein, yang dibacakan juru bicaranya. Berbagai tuduhan baru itu antara lain Weinstein meminta aktor Italia Asia Argento untuk oral seks secara paksa dan memaksa aktor Lucia Evans melakukan oral seks kepadanya, menurut artikel di New Yorker.

Rekaman audio juga dirilis dari alat penyadap kepolisian yang dipasang pada model Italia Ambra Battilana Gutierrez, yang menyatakan Weinstein mengakui meraba-rabainya dan memin tanya bergabung di kamar hotelnya saat Weinstein mandi.

Paltrow, 45, mengatakan pada New York Times bahwa Weinstein berupaya mem bujuknya agar memijatnya dikamar hotel saat Paltrow berusia 22 tahun. Weinstein sebelumnya menyangkal berbagai tuduhan pelecehan seksual tersebut.

Meski demikian, setelah ada lebih dari sepuluh wanita yang melontarkan tuduhan itu kepadanya, Weinstein harus mempertaruhkan pernikahannya, pekerjaannya sebagai pemimpin perusahaan, dan dukungan dari banyak tokoh berpengaruh di AS.

Lebih dari 20 aktor dan sutra dara pria yang bekerja dengan Weinstein, termasuk Quen tin Tarantino dan Michael Moore, menolak tidak merespons pertanyaan dari Guardian tentang berbagai tuduhan tersebut. Beberapa orang yang telah berkomentar yakni Colin Firth, menyebut Weinstein sebagai pria yang menakutkan.

Benedict Cumberbatch yang berperan sebagai Thomas Edison dalam drama The Current War yang diproduksi Weinstein Company, juga merasa terkejut dengan tuduhan tersebut. “Saya benar-benar jijik dengan terus terungkapnya aksi-aksi Weinstein yang mengerikan dan tak dapat dimaafkan,” katanya.

Banyak teman Weinstein juga berkomentar. Barack Obama dan Michelle Obama yang putrinya, Malia, pernah ma gang di perusahaan Weinstein awal tahun ini, mengeluarkan pernyataan yang mengecam tindakan Weinstein. “Michelle dan saya jijik mendengar laporan belakang an ini mengenai Harvey Weinstein,“ tulis pasangan ini seperti dikutip Huf fing ton Post.

Kerap diundang sebagai tamu Gedung Putih oleh dua mantan presiden, Bill Clinton dan Obama, Weinstein juga diketahui sebagai penyumbang dana Partai Demokrat, sampai hampir USD1,5 juta.

Mantan calon presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clin ton menyatakan sangat terkejut dengan kabar tersebut. Dia juga memuji wanita yang berani mengungkapkan kejadian pahit tersebut.

syarifudin/ant



Berita Lainnya...