Edisi 12-10-2017
Lepas Jalur Play-Off


LISABON– Seluruh tiket otomatis perwakilan Eropa di Piala Dunia 2018 ludes terbagi. Melalui perjuangan keras di saat-saat terakhir, dua raksasa sekaligus finalis Piala Eropa 2016 Portugal dan Prancis ikut memastikan langkahnya ke Rusia tahun depan.

Portugal dan Prancis bergabung dengan tujuh tim Eropa lainnya yang telah terlebih dahulu lolos sebagai juara grup di babak kualifikasi, Jerman, Serbia, Polandia, Inggris, Spanyol, Belgia, dan Islandia. Keberhasilan Portugal dan Prancis tidak diraih dengan mudah. Portugal, misalnya. Tim berjuluk A Seleccao das Quinastersebut dipasti - kan terbang ke Rusia tahun depan seusai mengalahkan Swiss 2-0 pada laga pamungkas, Rabu (11/10). Kemenangan di Estadio da Luz mengukuh kan Portugal di puncak klasemen akhir Grup B dengan 27 poin.

Meski memiliki poin yang sama dengan Swiss, Cristiano Ronaldo (CR7) dkk unggul selisih gol. Ini merupakan keikutsertaan ketujuh Portugal di Piala Dunia setelah 1966, 1986, 2002, 2006, 2010, dan 2014. Keberhasilan Portugal keluar dari lubang jarum sudah diprediksi sang Pelatih Fernando Santos. Dia mengatakan para pemainnya mengetahui betul betapa krusialnya laga melawan Swiss. Jika gagal, Portugal harus memperjuangkan nasib mereka ke Piala Dunia 2018 melalui babak play-off. Namun, mimpi buruk itu urung terjadi.

Tampil di hadapan pendukungnya, Portugal sukses menundukkan Swiss setelah Johan Djourou melakukan gol bunuh diri pada menit ke-41 dan sumbangan gelandang Andre Silva (57). “Saya selalu berpikir segalanya bisa terjadi. Saya memiliki keper caya - an besar terhadap pemain. Bila me - mi liki kualitas yang terorganisasi, Anda selalu dekat dengan kemenang - an,” kata Santos, dilansir ESPN. Dia pun mengatakan timnya bermain dengan baik dan banyak menguasai bola.

“Memang kami tidak tampil bagus selama 90 menit. Tapi, kami menang dan pergi ke Rusia tahun depan,” sebut Santos. Juru taktik berusia 63 tahun tersebut secara terbuka mengucapkan rasa terima kasih kepada anggota skuadnya, fans,serta federasi sepak bola Portugal (FPF). Tiga hal ini dianggap sebagai elemen penting keberhasilan A Seleccao das Quinaslolos ke Piala Dunia 2018. Santos mengatakan selalu percaya kepada pemain yang dimiliki meski tidak mudah mempunyai 25 pemain dengan pola berpikir berbeda satu sama lain.

“Namun, kami berhasil membuat kondisi internal tim begitu kondusif. Kolaborasi dari tim teknis dan FPF juga memberikan dampak positif,” tuturnya. Sementara Pran cis berhasil mem per tahankan po sisi puncak. Se - belum melawan Belarus, Hugo Lloris dkk hanya berselisih satu poin dengan Swedia yang membayangi di posisi kedua. Namun, situasi itu tidak membuat Prancis tertekan. Mereka mampu menuntaskan ba - bak kualifikasi dengan memuncaki klasemen akhir Grup A (23 poin) setelah mengalahkan Belarus 2-1 di Stade de France.

Rasa lega diungkapkan Pelatih Didier Deschamps. Dia menilai Belarus memberikan perlawanan sengit sepanjang laga. Hal itu ter - bukti di lapangan. Unggul dua gol di babak pertama berkat gol Antoine Griezmann (27) dan Olivier Giroud (33) tidak membuat segala se suatu - nya mudah. Alih-alih menambah gol, gawang Lloris harus kebobolan lewat gol Anton Saroka (44).

“Kami memiliki jalan yang sulit. Pertandingan melawan Belarus tidak sesederhana seperti yang dibayangkan. Tapi, kami berhasil mencapai target. Saya merasa bangga terhadap para pemain karena mereka memang pantas mendapatkan yang terbaik. Sangat penting membagi kebahagiaan ini bersama fansdan itu harus dijaga dengan baik,” tandasnya.

Alimansyah