Edisi 12-10-2017
Mengantisipasi Ledakan


SHANGHAI - Juan Martin del Potro akan menghadapi ledakan petenis muda Alexander Zvarev di perempat final Shanghai Masters 2017, hari ini.

Del Potro diprediksi tidak akan mudah menundukkan Zvarev yang tampil luar biasa sepanjang tahun ini. Meski begitu, Del Potro mengaku siap menghadapi perlawanan sengit Zvarev. “Ajang ini (Shanghai Masters) adalah event besar. Saya selalu suka bermain di Shanghai. Saya bermain bagus di sini (Shanghai Masters). Saya pun berkesempatan meraih yang terbaik di sini,” ujar del Potro dilansir ATP Word Tour . Del Potro mengaku sangat menikmati bermain di Turnamen Shanghai Masters. “Saya suka menemukan sesuatu yang baru di Shanghai. Saya banyak teman di sini. Saya kira mereka akan mendukung saya. Dia (Zvarev) petenis muda yang tangguh. Saya tidak boleh lengah menghadapinya,” tuturnya.

Sebelum melaju ke perempat final, Del Potro meredam perlawanan petenis belia asal Rusia Andrey Rublev 6-3,6-4 di babak 16 besar, kemarin. Menurut Del Potro, Rublev yang masih berusia 19 tahun tidak jauh berbeda dengan Zvarev yang akan dia hadapi hari ini. “Setidaknya, saya sudah tahu bagaimana cara menghadapi petenis muda,” tandasnya. Sementara Zvarev lolos ke perempat final tanpa harus berkeringat. Pasalnya, di babak 16 besar, dia menang karena sang lawan Aljaz Bedene mundur. Bedene mengalami cedera sejak awal Shanghai Masters digelar. Dia menyerah karena tidak sanggup lagi melanjutkan permainan saat melawan Zvarev.

“Saya ingin meraih hasil terbaik di Shanghai Master. Karena, ini adalah kesempatan saya. Saya berlatih, bekerja keras, dan berusaha. Saya yakin kesempatan itu akan datang. Jadi, saya akan berusaha apa yang saya mampu lakukan selama mendapatkan kesempatan,” ujar Zvarev. Meski Del Potro sarat pengalaman, Zvarev mengaku siap menghadapi. Menurutnya, peluang mengalahkan del Potro tetap ada. Namun, dia tidak mau sesumbar. “Saya pernah bermain dengan sejumlah petenis besar, bahkan saya bisa mengalahkan mereka,” katanya.

Sementara itu, petenis Nick Kyrgios didenda USD40.000 oleh ATP setelah meninggalkan lapangan saat pertandingan pembukaan di Shanghai Masters sehari sebelumnya. Unggulan ke-13 itu mengemasi tasnya dan meninggalkan lapangan setelah kehilangan set pertama 7-6 (7-5) atas Steve Johnson pada Selasa (10/10). Dia melakukan itu karena merasa dicurangi wasit dan beralasan sakit. Di akun Twitter pribadinya, Kyrgios menulis, “Saya ingin meminta maaf kepada para penggemar di Shanghai dan orangorang yang menonton di seluruh dunia di televisi hari ini.

Saya telah berjuang melawan sakit perut selama 24 jam. Saya mencoba untuk siap. Tapi, saya benarbenar berjuang di lapangan hari ini yang menurut saya cukup jelas dari poin pertama,” ujar Kyrgios, dilansir The Guardians . “Pundak saya mulai sakit dalam latihan hari ini, yang juga tidak membantu. Begitu saya kehilangan set pertama, saya tidak cukup kuat untuk terus melanjutkan karena saya belum banyak makan selama 24 jam terakhir,” tandasnya.

Sazili mustofa