Edisi 12-10-2017
Yamaha Belum Bahas Perpanjangan Kontrak Rossi


TAVULLIA - Manajer Tim Movistar Yamaha Lin Jarvis mengatakan pihaknya belum melakukan pembicaraan lanjutan terkait isu perpanjangan kontrak Valentino Rossi.

Meski begitu, kata Jarvis, Rossi masih memiliki durasi kontrak bersama Yamaha hingga 2018. Apalagi, The Doctor , julukan Rossi, masih ingin tampil dan memberikan dedikasi penuh untuk tim asal pabrikan Jepang tersebut. Menurut Jarvis, pihaknya tetap akan mengadakan pembicaraan soal perpanjangan kontrak Rossi meski belum dilakukan dalam waktu dekat. “Kami dan Rossi punya dua kontrak hingga akhir musim 2018. Musim lalu kami melakukan perpanjangan kontrak di Qatar, yang merupakan hasil dari pembicaraan pada awal musim sebelumnya,” tutur Jarvis, dilansir Autosport .

Sejauh ini Rossi baru sekali mencicipi podium tertinggi, yakni di Grand Prix (GP) Belanda. Selebihnya The Doctor menjadi runner-up di GP Argentina dan Amerika Serikat serta podium ketiga di GP Inggris. Namun, Rossi juga pernah gagal menyelesaikan balapan di GP Prancis dan San Marino. Di lima seri lainnya, Rossi masih bisa mengamankan poin di GP Spanyol dengan meraih posisi 10, GP Italia (posisi 4) Catalunya (posisi 8), Jerman (posisi 5), Republik Ceko (posisi 4), Austria (posisi 7), San Marino (posisi 4), dan Aragon (posisi 5).

MotoGP memang tidak lepas dari peran Rossi. Memulai debut di premier class pada Grand Prix (GP) 2000, Rossi langsung tancap gas dan mengukuhkan diri menjadi salah satu rider terbaik di dunia balap. Terbaru, pembalap berusia 38 tahun itu membuat banyak orang takjub dengan keputusannya melakoni GP Aragon 2017. Saat itu, Rossi masih belum pulih benar terkait operasi kaki kanannya yang cedera saat berlatih motokros.

Dia pun sempat absen di GP San Marino, satu seri sebelum Aragon. Namun, ambisi sang pembalap tidak menghalangi semangatnya untuk mengaspal di lintasan. Rossi pun finis kelima di Aragon dengan sihirnya. Meski begitu, para pembalap tetap mengkhawatirkan masa depan The Doctor di musim berikutnya. Hanya satu kali menjadi pemenang selama melakoni 14 seri GP 2017, penampilan Rossi bersama tim Movistar Yamaha dianggap menurun. Kontrak Rossi pun ikut menjadi sorotan. Para penggemar khawatir mendengar kabar pensiun rider bernomor 46 itu dalam waktu dekat.

Sementara itu, pembalap tim Ducati Corse Andrea Dovizioso akan memulai negosiasi mengenai masa depannya pada awal musim 2018. Namun, Dovizioso merasa pembicaraan akan berbeda dibandingkan musim lalu. Maklum, posisi Dovizioso musim lalu memang masih abu-abu. Pasalnya, tim Ducati Corse memutuskan mendatangkan Jorge Lorenzo dari tim Movistar Yamaha. Dengan adanya Lorenzo, Ducati hanya menyisakan satu kursi sebagai pembalap utama mereka. Karena itu, tim yang bermarkas di Bologna, Italia, tersebut harus memilih antara Dovizioso atau Andrea Iannone.

Akhirnya, Ducati memu-tuskan mempertahankan Dovizioso sebagai rekan duet musim ini. Sementara itu, Iannone yang terdepak dari kursi pembalap utama memutuskan untuk bergabung dengan tim Suzuki Ecstar. “Kami akan duduk dan mendiskusikan soal kontrak di awal musim. Yang jelas, negosiasi dengan Ducati akan berbeda dengan tahun lalu,” ujar Dovizioso, dilansir Motorsport .

Sazili mustofa

Berita Lainnya...