Edisi 12-10-2017
Pocari Sweat Peduli DBD dan Diare


SEBAGAI bentuk kepedulian dengan masih banyaknya kasus kesehatan yang diakibatkan penyakit demam berdarah dan diare, Pocari Sweat mengadakan seminar kesehatan bagi dokter umum di wilayah Provinsi DKI Jakarta dengan mengangkat tema “Manfaat Minuman Elektrolit untuk Pasien DBD dan Diare”.

Seminar tersebut didukung Dinas Kesehatan Jakarta dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) guna menekan jumlah penderita demam berdarah dan diare. Dalam seminar tersebut hadir beberapa dokter sebagai pembicara, di antaranya DR dr Leonard Nainggolan SpPD-KPTI dengan materi Fluid Therapy for Dengue , dr Fatima Safira Alatas Phd SpA dengan materi Diarhea for Children , dan dr Jetty H Sedyawan SpJP (K) FIHA FAsCC dengan materi Self Branding .

Berdasarkan data Ditjen Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, pasien demam berdarah tahun 2016 di Indonesia berjumlah 201.885 pasien, dengan jumlah meninggal 1.585 orang, yang berarti setiap hari ada empat orang meninggal karena DBD, sementara untuk diare pada 2016 mencapai 6,89 orang.

“Medical Conference ini diselenggarakan dengan tujuan membantu dan memberikan informasi terbaru bagi para dokter akan pentingnya cairan elektrolit dalam menekan jumlah penderita demam berdarah dan diare. Kami juga berusaha membantu paramedis untuk memberikan pelayanan dengan kualitas komunikasi yang baik bagi pasien,” ucap Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka Daniel Pieter dalam Pocari Sweat Medical Conference di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Sabtu (7/10). Menurutnya, Pocari Sweat sudah sejak lama peduli dengan demam berdarah. Diketahui, penderita demam berdarah butuh ion untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan membantu proses pematangan trombosit yang bertugas menghentikan pendarahan.

“Dengan seminar ini, diharapkan kewaspadaan terhadap demam berdarah dan diare semakin timbul. Dokter umum diharapkan semakin mengerti dan mengetahui penyakit ini agar komunikasi dengan pasien berjalan maksimal. Kami senantiasa berusaha memberikan kontribusi bagi kesehatan masyarakat menjadi lebih baik lagi. Hal ini sesuai filosofi perusahaan, yaitu Otsuka-people creating new products for better health worldwide,” ucap Daniel. Sementara itu, salah satu pembicara, Dr dr Leonard Nainggolan, yang juga merupakan dokter di RSCM, menuturkan, seminar ini dilakukan agar paramedis tetap waspada dan mengetahui update penyakit ini sehingga pasien dapat segera tertangani dengan cepat dan tepat.

“Masih banyak paramedis yang belum mengetahui pentingnya cairan elektrolit bagi pasien penderita demam berdarah dan diare. Karena itu, seminar ini penting untuk menambah pengetahuan bagi paramedis,” ungkap dr Leonard.

Iman firmansyah