Edisi 12-10-2017
PKB Resmi Usung Gus Ipul


SURABAYA– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya resmi mencalonkan Saifullah Yusuf sebagai gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim pada 2018.

Kepastian ini menyusul keluarnya Surat Keputusan (SK) dari DPP PKB bernomor: 23947/ DPP-03/VI/A.1/X/ 2017, yang menyatakan PKB mengusung Wakil Gubernur Jatim tersebut sebagai orang nomor satu di Jatim.

Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar mengatakan, awalnya dia berencana mengumumkan pasangan calon (paslon) cagub dan cawagub Jatim. Namun, ternyata DPP PKB menghendaki pengumuman cagub terlebih dulu.

Pihaknya sendiri tidak dapat berbuat banyak karena persoalan Pilgub Jatim sudah menjadi kewenangan DPP. “Untuk siapa yang akan mendampingi Gus Ipul (Saifullah Yusuf) akan dibicarakan dengan partai pengusung yang lain,” katanya di sela acara sarasehan DPC PKB se-Jatim di salah satu hotel di Surabaya kemarin.

Halim menyebut sebenarnya SK ini turun 5 Oktober lalu, kemudian akan diumumkan pada 6 Oktober. Namun karena masih ada sejumlah kegiatan partai yang harus dikerjakan, alhasil pengumuman bisa dilakukan hari ini. Pihaknya sendiri masih berkomunikasi dengan sejumlah partai lain untuk membangun koalisi, salah satunya dengan PDIP.

“Kalau mengusung Gus Ipul, kami sudah lama mengusungnya. Hari ini hanya memformalkan saja. Kan ada masyarakat bertanya-tanya, kalau mengusung mana SK-nya. Nah, ini kami tunjukkan,” ujarnya.

Sementara itu, Gus Ipul mengaku berterima kasih dengan PKB yang sudah mengusungnya sebagai cagub Jatim. Dengan adanya SK ini, pihaknya akan lebih mudah untuk berkoordinasi dengan partai yang dideklarasikan para kiai Nahdlatul Ulama (NU) itu.

“Saya diberi pesan Pak Ketum (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar), agar ketika terpilih nanti memprioritaskan pembangunan di wilayah Madura,” ujarnya. Pria yang sudah dua periode menjabat sebagai wagub Jatim ini menginginkan agar Madura dijadikan daerah yang khusus sehingga penanganan dan anggarannya dipersiapkan secara khusus pula.

“Yang juga menjadi perhatian saya adalah kawasan pantai selatan. Kesenjangan ekonomi antara utara selatan sangat lebar. Nah, ini nanti bagaimana terjadi pemerataan,” terangnya.

Putra Sulung Risma Gabung PDIP

Sementara itu, DPC PDIP Kota Surabaya resmi mendaftar sebagai peserta pemilu di KPU Kota Surabaya kemarin. Agenda pendaftaran partai banteng moncong putih ini terbilang meriah.

Ini karena menggelar arak-arakan mulai dari kantor DPC PDIP ke KPU. Yang menarik, ada putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Benardi dalam arak-arakan tersebut. Ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana membenarkan masuknya putra sulung Wali Kota Risma sebagai kader PDIP.

lukman hakim/ ihya’ ulumuddin