Edisi 13-10-2017
LT-V Pramuka Bakal Berbasis T I


JAKARTA - Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar kompetisi untuk tingkat penggalang, yaitu Lomba Tingkat Lima (LT-V) Gerakan Pramuka.

Dalam LT-V tersebut proses pendaftaran hingga pelaksanaan lomba bakal berbasis teknologi informasi (TI). Langkah ini dilakukan agar anggota Pramuka mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman.

Dengan demikian anggota Pramuka tidak hanya unggul secara karakter, tetapi juga memahami kemampuan teknis. “Kami ingin mendidik adik-adik kita ini menjadi orang-orang yang survive , tangguh, naturalis, religius, dan memiliki jiwa patriotisme yang tinggi,” kata Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adyaksa Dault saat konferensi pers di Gedung Kwarnas Gerakan Pramuka kemarin.

LT-V akan diadakan pada 22-28 Oktober 2017 di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta. Kegiatan LT-V ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali yang diikuti para pramuka penggalan yang tergabung dalam satu regu.

Regu yang bisa mengikuti LT-V adalah regu berprestasi tinggi atau yang telah menjuarai empat LT sebelumnya. Di antaranya LT-I atau tingkat gugus depan, LT-II atau tingkat kwartir ranting/kecamatan, LT-III tingkat kwartir cabang/- kota atau kabupaten, dan LTIV tingkat kwartir daerah/- provinsi.

“Jadi LT-V adalah pertemuan dan perlombaan antar-regu penggalang terbaik dari setiap provinsi/kwartir daerah di Indonesia,” paparnya. Adhyaksa menjelaskan kegiatan LT-V ini dipersiapkan secara matang.

Hal ini dikarenakan kegiatan Pramuka ini banyak di luar ruangan. “Semuanya harus dipikirkan seperti cuaca, kondisi lapangan, air bersih, tempat ibadah, medan penjelajahan hingga nyamuk, ular dan hewan berbahaya lainnya.

Saya pastikan Pramuka yang hadir di Cibubur adalah pramuka-pramuka pilihan,” tuturnya. Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda) Budi Prayitno menuturkan bahwa LT-V kali agak berbeda.

Selain lokasi lomba yang lebih menantang, LT-V kali ini didesain dengan menyesuaikan perkembangan zaman dan generasi Z. “Pendaftaran, beberapa hal yang akan dilombakan hingga semua informasi dan penugasan akan memaksimalkan penggunaan TI,” paparnya.

Meski begitu Budi memastikan bahwa apa yang diwariskan oleh pembina Pramuka terdahulu tetap dipertahankan. Namun ada yang diadaptasikan dengan perkembangan zaman dan tantangan ke depan.

“Jadi nanti ada 35 jenis lomba. Di antaranya jelajah rimba, merakit robot, melukis, hasta karya, renang, reportase kegiatan, festival kuliner, dan membuat obat tradisional,” ujar dia. Dia berharap dengan kegiatan ini para peserta dapat mengimplementasikan nilainilai gerakan Pramuka, yaitu peduli pada diri sendiri, bangsa dan sesama. Tantangan-tantangan yang diberikan nanti adalah sebagai media membentuk karakter anak muda yang tangguh dan kreatif.

dita angga