Edisi 13-10-2017
Angin Perparah Kebakaran di California


SANTA ROSA - Petugas pemadam kebakaran masih berjuang keras menangani kebakaran semak-semak seiring dengan angin kencang.

Kebakaran itu telah menewaskan 23 orang dan 285 orang dilaporkan hilang. Kebakaran telah merusak dan menghancurkan sedikitnya 13 ladang anggur di Lembar Napa. Secara keseluruhan, 25.000 orang telah mengungsi sebagai bentuk antisipasi.

Kemudian lebih dari 285 orang dilaporkan hilang di Sonoma. Pemerintah juga menyarankan agar penduduk yang merasa kehilangan anggota keluarganya mendaftarkan kepada petugas pelayanan darurat.

Di Santa Rosa, beberapa perkampungan seperti zona perang karena banyak rumah yang terbakar. Sebanyak 23 korban tewas telah dikonfirmasi pada kebakaran paling mematikan di Negara Bagian North California sejak 1991.

Kemudian di Tubbs yang terjadi sekitar 3 km dari Calistoga, Lembah Napa, kebakaran juga memaksa 5.000 penduduknya mengungsi. ”Apakah kota itu akan terbakar tergantung dengan arah dan kekuatan angin,” ujar Kepala Pemadam Kebakaran Steve Campbell kepada Reuters, kemarin.

Tubbs menghadapi kebakaran sejak Minggu (8/10) lalu. Sebanyak 69.000 hektare dan 3.500 rumah terbakar. Penyebab kebakaran belum bisa disimpulkan. Petugas pemadam kebakaran memprediksi kabel listrik yang jatuh mengakibatkan kebakaran semak-semak.

Ditambah dengan angin kering menyebabkan kebakaran itu bertambah semakin parah. Peringatan baru dikeluarkan Dewan Wilayah Sonoma dan Gesyerville yang dihuni 800 orang. ”Angin itu diprediksi akan semakin parah,” ujar juru bicara Dewan Wilayah Sonoma, Barry Dugan.

Dia mengungkapkan, angin akan menyebabkan kebakaran semakin sulit diprediksi. Asap api itu juga bergerak hingga ke San Francisco yang berjarak sekitar 100 km dari lokasi kebakaran. ”Kebakaran ini bencana yang kritis dan serius.

Kita tidak akan keluar dari pepohonan yang terbakar dalam beberapa hari mendatang,” ujar Kepala Pemadam Kebakaran Ken Pimlott. Dia menambahkan, jumlah korban tewas bisa bertambah. ”Kita masih mencari dampak kebakaran setelah lima tahun kekeringan.

Kebakaran ini dikendalikan oleh kondisi lingkungan yang kering,” ungkap Pimlott dilansir BBC. Sebanyak 200 mobil pemadam dikerahkan ke California dari berbagai wilayah AS. Pimlot mengungkapkan, sebanyak 73 helikopter, 30 pesawat pengebom air, dan 8.000 petugas pemadam kebakaran diterjunkan.

Sementara keluarga korban tewas masih berduka. Salah satu korban tewas adalah Charles Rippey, 100, dan istrinya Sara, 98, yang baru merayakan ulang tahun pernikahan ke-75 tahun pada Minggu (8/10) lalu di Napa. ”Faktanya, mereka ingin bersama. Mungkin itu yang mereka inginkan,” ungkap anak Charles Rippey, Mike Rippey, kepada New York Times.

andika hendra m