Edisi 13-10-2017
BRI Optimistis Penyaluran KUR Capai Target


JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) optimistis mencapai target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tahun 2017.

Perseroan mendapatkan jatah untuk menyalurkan KUR sebesar Rp71 triliun untuk tahun ini saja. “Kami optimistis mampu menyalurkan KUR sesuai breakdown dari Pemerintah hingga akhir tahun,” ujar Corporate Secretary BRI Hari Siaga Amijarso, di Jakarta, kemarin. Hari mengatakan, sejak Januari hingga awal Oktober 2017, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp53,8 triliun kepada 2,9 juta debitor baru atau setara 75,8% dari target. Dari nilai Rp53,8 triliun tersebut, senilai Rp48,09 triliun merupakan KUR Mikro, sedangkan sisanya Rp5,74 triliun disalurkan melalui skema KUR Ritel.

Apabila diakumulasikan, penyaluran KUR skema baru oleh BRI sejak diluncurkan bulan Agustus 2015 hingga kini tercatat mencapai Rp139,4 triliun dan dinikmati oleh 7,8 debitor baru. BRI juga akan tetap fokus menyalurkan KUR ke sektor produktif, seperti pertanian dan perikanan sebagai upaya mendorong pemerataan ekonomi. “Posisi saat ini sudah 40% dari Rp53,8 triliun atau sekitar Rp21,5 triliun tersalurkan ke sektor produktif. Ini sesuai arahan dari Pemerintah di mana agar KUR difokuskan ke sektor produktif,” kata Hari.

Oleh sebab itu, perseroan optimistis target penyaluran KUR tahun ini tercapai, karena secara tren di akhir tahun akan terdapat kenaikan permintaan untuk kredit. Selain itu, faktor lain yang membuat BRI optimistis karena BRI memiliki pemasar khusus KUR sebanyak lebih kurang 11.000 orang. “Sumber daya tersebut sudah kami mapping dan kami optimalisasi agar penyaluranmenjadiKURtepatsasaran dan tepat guna,” ujarnya. Selain itu, lanjut dia, untuk menjangkau potensi penyaluran KUR yang lebih luas, BRI akan memanfaatkan 107.000 agen BRILink di seluruh Indonesia sebagai referal calon peminjam KUR.

Kunthi fahmar sandy