Edisi 13-10-2017
Banjir Dukungan


MILAN –AC Milan yang terseok di Seri A membuat posisi Vincenzo Montella semakin tertekan. Namun, dukungan terhadap pelatih berusia 43 tahun tersebut tetap mengalir deras, terutama dari mantan bintang I Rossoneri.

Masa depan Montella menjadi bahan spekulasi lantaran kinerjanya dianggap mengecewakan. Meski sudah menghabiskan hampir 193 juta euro pada bursa musim panas, prestasi Milan dinilai mengecewakan. Terbukti, mereka terus terlempar dari empat besar, tepatnya berada di peringkat 7 dengan torehan 12 poin. Posisi Milan anjlok lantaran dihajar Sampdoria (0-2) dan AS Roma (0-2). Meski demikian, Montella masih belum didepak. Tapi, bukan berarti dia bisa duduk tenang. Pasalnya, menurut kabar yang beredar, nasibnya akan ditentukan saat Derby della Madonninakontra Inter Milan di Giuseppe Meazza, Senin (16/10). Kabar baiknya, masih ada yang memberi dukungan kepada Montella.

Salah satu yang paling lantang membelanya adalah mantan bomber Milan Andriy ‘Sheva’ Shevchenko. Dia mengatakan, fansdan petinggi klub harus terus memberikan kepercayaan penuh kepada mantan arsitek Fiorentina itu. Shevchenko menilai untuk mengembalikan kejayaan Milan membutuhkan proses cukup lama sehingga harus bersabar. Meski demikian, mantan pemain Dinamo Kiev dan Chelsea itu optimistis Montella dapat memenuhi ekspektasi besar klub.

“Mereka mencoba membangun tim yang kompetitif dan membuat fanssenang. Milan sedang dalam tahap pembangunan. Artinya, pelatih (Montella) harus diberikan waktu dan kepercayaan besar,” kata Shevchenko, dilansir Football- Italia. Bukan cuma Sheva, mantan gelandang Clerence Seedorf juga mengatakan Milan hanya perlu waktu untuk memperbaiki keadaan.

Dia menganggap masuknya konsorsium China yang dipimpin Yonghong Li sangat menjanjikan karena telah menggelontorkan uang untuk memperkuat tim. “Perombakan besar di Milan tidak bisa terelakkan. Itu sudah terjadi sekarang. Saya pikir pemilik dan direktur baru memiliki gagasan jelas. Mereka membangun sebuah tim. Mereka harus bekerja dengan dedikasi dan kekuatan untuk membawa Milan ke level tertinggi sepak bola Italia dan Eropa,” papar Seedorf. Pria berkebangsaan Belanda itu mengingatkan bahwa Milan adalah klub besar dan telah meraih banyak kesuksesan.

Seedorf menilai itu merupakan fondasi utama bagi I Rossoneri agar bisa berjaya lagi di masa depan. “Definisi Milan bagi saya? Menang. DNA Milan sebagai klub juara tidak hilang hanya dalam semalam. Saya sangat mengenal fansMilan. Mereka ingin kembali menikmati masa-masa indah dan semoga mereka bisa segera merasakannya,” tuturnya. Dukungan juga datang dari CEO Milan Marco Fassone. Kendati gagal meraih angka di dua laga terakhir di Seri A, Fassone menegaskan bahwa klub tetap berada di belakang Montella. Artinya, tidak akan terjadi suksesi.

Fassone juga menepis kabar jika nasib Montella akan ditentukan setelah laga kontra Inter. “Laga melawan Inter tidak akan menjadi penentuan bagi Montella. Dia mendapat kepercayaan tinggi dan saya sangat menghormati pekerjaannya bersama Milan,” paparnya. Karena itu, Fassone berharap dukungan penuh yang diberikan klub dapat melecut semangat Montella agar dapat berkonsentrasi penuh mengembalikan Milan ke permainan terbaik, terlebih dengan melimpahnya skuad mumpuni.

“Kami sedang memulai proyek jangka panjang, bukan untuk tujuh atau delapan hari. Kami mengetahui untuk mencapai sesuatu yang besar membutuhkan waktu. Namun, kami berharap itu tidak memerlukan waktu terlalu lama,” tutur Fassone.

Alimansyah






Berita Lainnya...