Edisi 13-10-2017
Dipusingkan Badai Cedera


TURIN– Juventus dan Lazio punya masalah serupa sebelum bentrok dalam lanjutan Seri A di Juventus Stadium. Dua raksasa Italia itu berharap pemain yang mengalami gangguan kesehatan bisa pulih tepat waktu.

Jeda internasional telah berakhir. Semua klub kini mulai sibuk mempersiapkan diri untuk kembali tampil di kompetisi domestik. Itu termasuk Juventus dan Lazio yang akan berjumpa pada giornata kedelapan, Sabtu (14/10). Bagi Juventus, laga kandang itu jadi momen tepat untuk merebut kembali posisi pertama. Akibat ditahan Atalanta 2-2, La Vecchia Signoraanjlok ke peringkat 2 dan kini tertinggal dua angka dari Napoli. Ya, jika bisa menundukkan Lazio, penguasa Italia itu akan balik unggul satu angka atas I Partenopei. Bukan tidak mungkin nantinya Juventus akan terus ada di puncak.

Pasalnya, Napoli kemungkinan akan sulit meraih kemenangan lantaran harus menyambangi AS Roma di Stadio Olimpico, Minggu (15/10). Intinya, armada Massimiliano Allegri tidak boleh menyia-nyiakan laga kontra Lazio. “Ini jelas akan jadi laga penting bagi kami. Semua juga sadar kalau Lazio tim yang kuat. Mereka punya ambisi yang besar dan mencatat hasil cukup bagus pada musim ini. Mereka mungkin bakal tampil bagus pada pertandingan nanti. Ini akan jadi perang sesungguhnya. Tapi, kami sudah siap,” ucap penyerang Juventus Federico Bernardeschi, dilansirFootball-Italia.

Pertemuan nanti juga sangat penting bagi Lazio karena bisa memengaruhi peluang meraih scudetto. Jika mampu melukai Juventus, I Biancocelestiyang kini masuk empat besar dengan koleksi 16 poin, bisa saja naik satu tingkat. “Kami sudah menantikan pertemuan ini. Kami ingin menguji kemampuan sendiri. Itu termasuk melawan Juventus di kandangnya. Juventus Stadium merupakan tempat di mana Anda bisa membuat perbedaan. Kami sangat penasaran ingin menguji kekuatan kami di sana,” papar gelandang Lazio Marco Parolo. Laga itu diyakini semakin panas karena beraroma dendam.

Juventus pasti ingin membalas kegagalan menjuarai Supercoppa Italiana lantaran dikalahkan Lazio 2-3. “Supercoppa? Tidak ada gunanya membandingkan pertandingan yang lalu. Setiap laga punya kisah sendiri. Saya tidak berpikir Juventus perlu menjadikan laga itu sebagai penambah motivasi,” kata Parolo. Sialnya, baik Juventus maupun Lazio punya masalah yang sama, yakni mengalami krisis pemain. Si Nyonya Tuadipusingkan cedera Sami Khedira dan Claudio Marcisio. Ini menambah beban tuan rumah mengingat Mario Mandzukic dan Andrea Barzagli juga masih belum bugar sepenuhnya.

Sementara Lazio kabarnya belum bisa menurunkan Bastos di lini belakang. Parahnya lagi, tim tamu juga mendapat berita bahwa Dusan Basta, Wallace, Felipe Anderson, dan Simone Palombi terserang virus FIFA. Mereka harus mendapat perawatan saat menunaikan tugas negara dan diyakini akan absen melawan Juventus.

M mirza

Berita Lainnya...