Edisi 13-10-2017
Marquez Belum Yakin Menang


MOTEGI - Marc Marquez berpeluang mencetak kemenangan ketiga secara beruntun saat balapan di Sirkuit Motegi, akhir pekan ini. Namun, pembalap Honda itu belum percaya diri sanggup mempertahankan performanya seperti dua balapan sebelumnya.

Rider asal Spanyol ini memang berada dalam kondisi yang bagus seusai menjadi juara di Misano dan Aragon. Dua balapan itu membuat perolehan poin dengan rivalnya dari Ducati Andrea Dovizioso menjadi 16 angka. Namun, Marquez, yang tahun lalu menjadi juara di Motegi, hanya ingin fokus dengan semua rintangan apa yang terjadi pada balapan nanti.

“Kenangan terakhir di Motegi luar biasa. Karena, kami memenangkan perlombaan dan kejuaraan dunia di depan bos kami dan itu sangat hebat. Tahun ini, kami tiba setelah balapan bagus di Misano dan Aragon. Tapi, bagaimanapun, saya tidak pernah tahu bahkan cuaca kadang tidak stabil di sini,” kata Marquez, dilansir Crash . Marquez menyebut Motegi menjadi salah satu sirkuit favoritnya setelah berhasil meraih podium pertama tahun lalu. Padahal, dia selalu mengalami kesulitan di tahuntahun sebelumnya. Karena itu, dia merasa semua pembalap memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan di Motegi. Menurutnya, musim ini hasil latihan bebas dan kualifikasi belum bisa menentukan siapa yang akan meraih kemenangan saat balapan.

Dia mengatakan ada tiga pembalap lain yang berpotensi bisa menjadi jawara, yaitu rekan setimnya, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi. Namun, The Baby Alien— julukan Marquez—lebih mewaspadai Maverick Vinales dan Dovizioso. “Anda tidak akan tahu siapa yang akan menjadi pemenang pada hari Minggu. Karena, mungkin saja Pedrosa, Lorenzo, Rossi, dan kedua orang (Dovizioso dan Vinales) ini yang sangat kuat. Kita tidak pernah tahu sehingga Anda perlu bekerja di dalam pit dan mencoba menemukan setelan terbaik kemudian kita melihat di mana Anda bisa bertarung saat balapan,” papar Marquez.

Sementara itu, Vinales yang dalam dua balapan terakhir gagal meraih podium pesimistis bisa mengejar Marquez di puncak klasemen pembalap setelah tertinggal 28 poin. Apalagi, balapan tersisa empat seri lagi dengan 100 poin yang diperebutkan. Meski begitu, timnya, Yamaha, belum meminta Rossi membantu Vinales untuk pertarungan meraih gelar juara dunia.

“Sampai saat ini tidak. Yamaha biasanya tidak akan melakukan hal tersebut. Tapi, itu sangat tergantung bagaimana peluang jadi juara. Jika sangat memungkinkan, itu mungkin saja terjadi. Ini adalah situasi yang menarik karena ketiga pabrikan tersebut memiliki pembalap kedua yang cepat dan mungkin bisa membantu pembalap utama menjadi juara,” papar Rossi.

Raikhul amar






Berita Lainnya...