Edisi 13-10-2017
“Parade Teror” di Kineforum


MENYAMBUT pertengahan Oktober, bioskop alternatif Kineforum di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, menggelar program penayangan film bertajuk “Parade Teror”.

Program berlangsung pada 12-25 Oktober. Sesuai namanya, film-film yang akan ditayangkan adalah film yang akan menakut-nakuti atau membuat resah penonton, mulai dari genre horor hingga thriller . Dikutip dari laman kineforum.org , program dibagi dalam tiga tema besar, yaitu “Bala Hawa”, “Wabah Petaka”, dan “Cermin Retak”. Dalam “Bala Hawa”, film-film yang diputar adalah yang menceritakan ketakutan pada sosok perempuan. Pada awalnya, peradaban manusia melihat perempuan sebagai sosok dewi pemberi kehidupan.

Namun, belakangan beralih menjadi sosok yang penuh bala dan mencurigakan hingga perlu diwaspadai. Dalam tema ini, film-film yang diputar, yaitu The Circle (Swedia, 2015), Interchange (Malaysia-Indonesia, 2016), Lukisan Berlumur Darah (Indonesia, 1988), dan Shutter (Thailand, 2004). Dalam “Wabah Petaka”, tema yang diangkat adalah ketakutan massal saat terjadi peristiwa mengerikan di sekeliling mereka.

Film-film yang diputar, yaitu Kala (Indonesia, 2007), Keramat (Indonesia, 2009), M (Jerman, 1931), Pengkhianatan Gerakan 30 September (Indonesia, 1984), dan Regression (Spanyol-Kanada, 2015). Terakhir, yaitu “Cermin Retak” akan menayangkan film-film tentang karakter yang senang menebar teror.

Film-filmnya, yaitu Aguirre, the Wrath of God (Jerman, 1972), Fiksi (Indonesia, 2008), Hell (Prancis, 1994), Nightcrawler (Amerika Serikat, 2014), dan Stoker (Inggris- Amerika Serikat-Korea Selatan, 2013). Untuk jadwal lengkap dan sinopsis, bisa dilihat di kineforum.org.

Herita