Edisi 13-10-2017
Belanja Daring Produk IKEA


MEMASUKI era digital, masyarakat Indonesia mulai mengikuti gaya hidup berbelanja secara online alias daring.

Tak terkecuali belanja perabotan rumah tangga. IKEA mengenalkan IKEA online point di Giant Ekstra, Bintaro. Di sini konsumen bisa berkonsultasi langsung mengenai cara berbelanja daring produk IKEA dan membeli kebutuhan lainnya, seperti kudapan khas Swedia.

“Tren ke depan memang potensi (belanja online ) ada, tapi masih sedikit sekali persentasenya. Dan nantinya semua produk furnitur IKEA bisa dibeli lewat situs www.ikea.co.id .

Yang tidak bisa hanya produk kitchen set karena butuh pengukuran, serta barang pecah belah,” kata Eliza Fazia, Country Marketing Manager IKEA Indonesia. Meski jumlahnya tak signifikan, IKEA menemukan karakter unik dari para pelanggannya.

Tak sedikit dari mereka yang menikmati berkeliling toko untuk melihat langsung produk-produk IKEA. “Banyak juga yang lihat ke toko, tapi tidak langsung membelinya.

Mereka membelinya nanti belakangan secara online ,” tuturnya. Eliza menambahkan, banyak pelanggan menyukai berkeliling, mencari, dan memegang produk sebelum memutuskan membeli perabot rumah tangga.

“Nah, setelah puas baru mempertimbangkan lagi berdiskusi dengan anggota keluarga yang lain, lalu membeli melalui website ,” imbuhnya. Toko IKEA pertama di Indonesia berdiri di Alam Sutera, Tangerang, Banten pada 15 Oktober 2014.

Sejak dibuka, pengunjung mengalami peningkatan secara signifikan setiap tahunnya. “Sampai Agustus 2017 ini, pengunjung toko kami mencapai 2 juta orang atau meningkat sekitar 16% dibandingkan tahun 2016,” kata Eliza.

aprilia s andyna