Edisi 13-10-2017
Deddy Corbuzier Beri Ruang Kreativitas Anak Muda


MENTALIS yang juga pembawa acara, Deddy Corbuzier, membuktikan kepeduliannya terhadap perjuangan hidup pengojek online.

Dia memberikan sarana kreatif bagi anak muda dengan merilis single Jangan Di-cancel yang dibawakan Geng Ojol. Deddy Corbuzier mengaku prihatin dengan nasib pengemudi ojek online (ojol).

Menurutnya, banyak ojol yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Di samping itu, Deddy sedih karena banyak pengemudi ojol yang lanjut usia. Realitas ini dialaminya langsung saat memesan makanan.

Berangkat dari keprihatinan itu, pria bernama lengkap Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo ini pun mengajak YouTuber Eka Gustiwana berkolaborasi memproduseri Geng Ojol, grup band yang personelnya diaudisi dari pengemudi ojol.

“Saya prihatin sekali terhadap nasib para tukang ojek online yang kerap diperlakukan kurang manusiawi, yang kadang dengan sengaja meng-cancel pesanan ojek. Awalnya saya sama Eka lagi ngobrol, terus pesen makan pakai (jasa) ojol.

Tapi lama datangnya, pas datang yang anterin bapak tua. Dari situlah muncul kegelisahan kami soal ojol,” ujar Deddy Corbuzier kepada KORAN SINDO di sela-sela peluncuran single Jangan Di-cancel di Escape Coffee, Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Selain itu, Deddy mengaku sedih karena saat ini masih banyak ditemui berita konflik antara ojol dan ojek pangkalan. Masih banyak pula pelanggan yang tidak berperikemanusiaan dengan melakukan pesanan fiktif dan penempatan lokasi pemesan yang salah.

“Ya kami gelisah. Makanya kami keluarkan Geng Ojol ini dengan lagu Jangan Di-cancel . Ini kegelisahan kami dan para driver ojol lainnya karena masih mendapat perlakuan tidak enak,” ujar pria berkepala plontos ini.

Pria kelahiran Jakarta, 28 Desember 1976, ini pun mengaku, ini pengalaman pertamanya memproduseri grup musik bernama Geng Ojol. Sesuai namanya, para personel geng itu adalah para pengemudi ojek online yang memiliki bakat bermusik.

Setelah melakukan audisi, akhirnya terbentuk Geng Ojol yang beranggotakan Topik Syaiful Amin (bass), Nickky Demos (drum), Rezah Darda (gitar), Diyan Susanto (gitar). Menggandeng komposer muda yang juga seorang YouTuber , Eka Gustiwana, Geng Ojol akhirnya dibuatkan single berjudul Jangan Di-cancel .

Deddy Corbuzier mengaku sudah siap merugi. Apalagi, mantan suami Kalina Ocktaranny ini telah mengeluarkan biaya cukup besar untuk keperluan produksi. “Kami keluar uang banyak untuk ini. Saya juga nggak tahu berhasil atau nggak.

Tapi kalau berhasil, intinya kami bisa kasih tahu bahwa ada talenta di bawah sana yang sebenarnya bisa masuk televisi,” ucapnya. “Saya juga nggak mikir soal keuntungan pribadi.

Tujuan kami baik, mau ubah semuanya. Kalau ada penjualan RBT lagu ini yang dipakai tukang ojek atau masyarakat, semua penghasilannya akan disumbangkan ke yayasan.

Tentunya setelah dikurangi biaya produksi ya,” ungkapnya. Single Jangan Di-cancel dibuat dengan irama pop yang easy listening . Lagu tersebut bercerita tentang suka-duka pengojek online.

Deddy mengklaim, hingga kini video klip Jangan Di-cancel yang diunggah di kanal YouTube sudah ditonton 1,6 juta penonton. “Rata-rata 50%-nya yang nonton ojek online . Terus di kolom komentar kebanyakan ojol, mereka rata-rata malah curhat,” tutur Dedy.

thomasmanggalla