Edisi 13-10-2017
Tumor Ganas Seberat 18 Kg di Bahu Kiri Pasien Diangkat Tanpa Amputasi Tangan


Sukses besar ditorehkan tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi Solo.

Tim beranggotakan sejumlah dokter spesialis ini berhasil mengangkat tumor tulang belikat yang diderita S, 45, perempuan asal Ngawi, Jawa Timur. Tumor ganas seberat 18 kilogram yang tumbuh di bahu kiri berhasil diangkat tanpa mengamputasi tangan pasien.

Salah satu tim dokter RSUD dr Moewardi, dr Rhyan Saputra Darma SpOT Mkes mengatakan, kasus tumor yang diderita sangat langka karena perbandingannya 1:30.000. Biasanya, tumor tulang belikat tidak ada benjolannya.

Namun, tumor yang diderita S terdapat benjolan sangat besar di bahunya. “Tumor itu berkembang sangat cepat dalam tempo hanya enam bulan,” ungkap dr Rhyan di RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah, kemarin. Dokter spesialis ortopedi ini menuturkan, awalnya pasien hanya mengeluhkan capek dan terdapat bisul di bahu kiri.

Namun, setelah 3-4 bulan, benjolan itu tumbuh cepat dan berukuran sangat besar. Karena penyakit yang diderita si pasien rumit sehingga penanganannya membutuhkan tahapan yang panjang dan melibatkan banyak dokter spesialis.

Tim dokter lalu memutuskan mengangkat tumor yang diderita pasien dan menghindari amputasi. Namun, risikonya apabila terjadi kegagalan, pasien meninggal dunia. Operasi dilaksanakan pada Kamis (5/10) pekan lalu dan sukses mengangkat tumor seberat 18 kilogram.

“Pasien saat ini kondisinya sudah membaik dan diperkenankan pulang,” ucapnya. Tim dokter yang terlibat dalam operasi antara lain dari spesialis bedah, anestesi, hemato onkologi medik, patologi anatomi, tim radiologi, bedah vasculer, bedah plastik, dan dokter lainnya.

Kesulitan yang dihadapi dalam operasi antara lain keberadaan tumor berhubungan dengan sejumlah saraf vital, seperti paru-paru, lengan tangan, dan otak. Karena itu, jika salah sedikit dalam mengambil tindakan, kemungkinan buruk bisa terjadi.

Ary Wahyu Wibowo

Solo