Edisi 13-10-2017
BNN Jateng Gagalkan Pengiriman Ganja dari Aceh


SEMARANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng menggagalkan upaya peredaran ganja dari Aceh yang akan masuk ke Kota Semarang, melalui pengiriman Pos Indonesia.

BNN berhasil mengamankan 20 kilogram ganja dan dua orang yang diduga sebagai pengedar. Dua tersangka yang berhasil diamankan, yaitu Supriyanto, warga Morotanjek, Singosari, Kabupaten Malang; dan Sadam Husein, warga Kediri, Jawa Timur.

Keduanya ditangkap saat hendak mengambil barang haram tersebut di Kantor Pos Imam Barjo Semarang. Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru mengatakan, Ganja seberat 20 kg yang berhasil diamankan berasal dari Lhokseumawe, Aceh, yang dikirimkan oleh seorang bernama Irwandi.

Saat ini Irwandi masih dalam penyelidikan. Paket ganja tersebut disamarkan dengan menggunakan pembungkus kopi. “Kami mendapatkan informasi akan adanya pengiriman paket ganja, melalui PT Pos, kemudian kami koordinasi denganKepalaKantorPosdanbenar pada Jumat (6/10) ada barang mencurigakan. Bersama dengan kepala Kantor Pos kita melakukan pemeriksaan ternyata benar ganja,” katanya.

Dari situ lanjutnya, BNN bersama dengan petugas Pos melakukan controller delivery atau penyerahan di bawah pengawasan, ke alamat yang dituju, yakni ke salon kecantikan Paula, di Semarang Tengah. Namun, pemilik salon tidak mau menerima karena tidak ada orang yang bernama Rosida Ikawati sebagaimana yang tertera dalam paket.

andik sismanto