Edisi 14-11-2017
Polisi Tangkap Adik Pembunuh Kakak Kandung


JAKARTA – Setelah dua hari kabur, Rizal Arsyad yang nekat membunuh kakak kandungnya, Randi Syahputra, 25, akhirnya ditangkap di tempat persembunyiannya di Karang Tengah, Kota Tangerang, kemarin.

Kapolsek Kembangan Kompol Supriadi mengatakan, pelaku ditangkap setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan keluarga guna mengetahui keberadaan pelaku. “Sikap proaktif keluarga membuat kami mudah menjemput pelaku,” ujarnya kemarin. Selama pelarian, remaja itu kerap berpindah tempat.

Polisi sempat kesulitan melacak pelaku lantaran saat digerebek, dia sudah tak ada di tempat. “Sempat di Citeureup dan di wilayah Luar Batang ternyata tidak ada,” ucapnya. Hingga akhirnya tersangka tiba-tiba menghubungi kakak perempuannya, Rita, yang kemudian dilaporkan oleh yang bersangkutan ke pihak kepolisian.

Rita mengatakan adiknya berada di Karang Tengah. “Tersangka diamankan saat berada di pinggir jalan. Dia bingung mau ke mana,” kata Supriadi. Diberitakan sebelumnya, hanya lantaran tidak terima karena teguran sang adik, Randi nekat duel dengan Rizal.

Keduanya berkelahi hingga menyebabkan Randi tewas di pinggir Jalan Jomas, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (11/11). Di bagian lain, bermodal tato di sekujur tubuhnya dan senpi korek api, Tony Agustian, 21, menyisir jalanan Cengkareng, Jakarta Barat.

Dengan wajah garangnya, dia menjambret beberapakorban. Aksi Tony kandas setelah Babinsa Koramil 04/Cengkareng Koptu Poltak M Siagian menangkap pelaku di Rawa Buaya, Cengkareng, kemarin. Danramil 04 Cengkareng Kapten Inf Missin MD mengatakan, penangkapan Tony berawal ketika Koptu Poltak mendapatkan laporan bahwa ada penjambret yang diamankan warga.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan ponsel milik Ronal Hidayat, 24, dan sebuah senjata api jenis FN yang belakangan diketahui hanya korek gas. “Ketika sudah dekat, pelaku mengancam dengan menggunakan pistol itu, tapi korban tidak merelakan begitu saja, akhirnya terjadi tariktarikan antara keduanya,” ujar Missin.

Meski berhasil mengambil ponsel, teriakan korban terdengar warga sekitar. Warga yang kesal kemudian menghujani pria itu dengan bogem mentah. “Kebetulan saat di lokasi ada Babinsa. Pelaku pun dibawa ke kantor Babinsa,” ucapnya. Pelaku pun diserahkan ke Polsek Cengkareng untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

yan yusuf

Berita Lainnya...