Edisi 14-11-2017
WOM Finance Berhasil Tekan NPF Jadi 2,6%


JAKARTA – Perusahaan pembiayaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) hingga September 2017 membukukan laba bersih Rp101 miliar atau tumbuh 78% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebesar Rp57 miliar.

Kenaikan laba tersebut ditopang sejumlah langkah inisiatif yang berdampak positif pada pencatatan kinerja keuangan. Pada periode tersebut, WOM Finance juga tercatat berhasil membukukan kenaikan aset sebesar 11% dari Rp6,2 triliun menjadi Rp6,92 triliun. Ekuitas perseroan juga tumbuh 13% dari Rp807 miliar menjadi Rp913 miliar pada September 2017.

Presiden Direktur Perseroan Djaja Sutandar mengatakan, melihat pertumbuhan perusahaan yang positif, perseroan yakin mampu menghadapi ketatnya persaingan industri pembiayaan. “Dengan komitmen yang tinggi dan didukung tim yang solid, kami siap melangkah ke depan dan optimistis akan memberikan pertumbuhan profitabilitas perseroan yang lebih baik lagi,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya seusai paparan publik kemarin.

Hingga September 2017, WOM Finance juga berhasil menekan rasio non performing financing (NPF) menjadi 2,6% dibandingkan September tahun lalu yang mencapai 3,84% dan 3,32% pada Desember 2016. Turunnya angka NPF ini berkat perbaikan strategi collection yang dilakukan dengan memberikan insentif tepat.

Selain itu, di tengah penjualan sepeda motor baru yang diproyeksikan hanya naik 2%, pembiayaan perseroan masih mengalami peningkatan khususnya di merek Honda dan Kawasaki.

Peningkatan juga terjadi pada pembiayaan multiguna, yakni MotorKu dan MobilKu yang memberikan kontribusi 41% dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar 34% dan tahun 2015 sebesar 26%. Perbaikan strategi collection dan penerapan grading juga menjadi salah satu langkah perusahaan dalam peningkatan kualitas pembiayaan.

yanto kusdiantono